VENEWS Menjadi Duta Dongeng, Duta Pustaka, dan Sahabat Baca bukan sekadar membawa gelar atau mengikuti kegiatan pembekalan.
Ada tanggung jawab lebih besar yang menanti, yakni menjadi inspirasi sekaligus mengajak anak-anak lainnya untuk mencintai buku dan budaya membaca.
Pesan inilah yang dititipkan Bunda Literasi Kota Palembang, Dewi Sastrani, kepada 22 anak terpilih yang akan mengikuti pembekalan Duta Dongeng, Duta Pustaka, dan Sahabat Baca Anak Sumatera Selatan (Sumsel) di Jakarta dan Bogor, pada 3–8 November 2026.
“Selamat mengikuti pembekalan. Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk mendapatkan ilmu dan pengalaman baru. Semoga nanti pulang membawa banyak pengetahuan yang bisa dibagikan kepada teman-teman dan anak-anak lainnya di Kota Palembang dan Sumsel pada umumnya,” pesan Dewi, Senin (2/10/2026).
Ia menyebutkan, pengalaman yang diperoleh selama pembekalan diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi 22 peserta, tetapi juga dapat ditularkan kepada anak-anak lainnya.
Dengan begitu, para Duta Dongeng, Duta Pustaka, dan Sahabat Baca Anak dapat menjadi penggerak dalam menumbuhkan budaya membaca sejak usia dini.
Sementara itu, Pembina Kelas Pendongeng Cilik sekaligus Ketua Kampung Dongeng Sumatera Selatan, Ninuk Sundari, menjelaskan, 22 peserta tersebut merupakan anak-anak terpilih setelah melalui serangkaian proses seleksi dan pembinaan.
“Jadi, mereka tidak hanya mengikuti seleksi, tetapi juga mendapatkan pembinaan dan pengenalan tentang dunia literasi,” ujarnya.
Ninuk menegaskan, program ini tidak semata-mata berorientasi pada perlombaan maupun pencapaian prestasi.
Lebih dari itu, anak-anak yang terpilih diharapkan mampu menjadi edukator sebaya yang dapat menyebarkan pengetahuan dan mengajak teman-temannya untuk gemar membaca.
Di Sumatera Selatan, kegiatan ini bukan hanya tentang lomba. Kita ingin anak-anak yang terpilih ini menjadi pencerah bagi teman-teman sebayanya.
Mereka diharapkan bisa menjadi edukator sekaligus role model dalam mengajak anak-anak lain untuk gemar membaca dan mencintai literasi,” jelas Ninuk.
Selama enam hari, 3–8 November 2026, para peserta akan mengikuti berbagai agenda edukatif di Jakarta dan Bogor.
Kegiatan tersebut di antaranya pembekalan, kunjungan museum, serta kunjungan ke Kampung Dongeng di Jakarta.
Ninuk pun mengapresiasi dukungan Bunda Literasi Kota Palembang yang telah memberikan motivasi kepada para peserta menjelang keberangkatan.
Menurut Ninuk, dukungan tersebut menjadi dorongan penting agar anak-anak tidak hanya membawa pulang pengalaman pribadi, tetapi juga mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya. (*)








