Beranda Peristiwa Koalisi Pers Sumsel Ultimatum Polda, Sebut Penanganan Pengeroyokan Jurnalis Diulur-ulur

Koalisi Pers Sumsel Ultimatum Polda, Sebut Penanganan Pengeroyokan Jurnalis Diulur-ulur

5
0

 

VENEWS Koalisi Pers Sumatera Selatan (Sumsel) akhirnya pecah dan bersuara lantang menyikapi kasus pengeroyokan dua jurnalis dan seorang mahasiswa yang terjadi tepat di depan Markas Kepolisian Daerah (Polda) Sumsel.

Pernyataan sikap resmi itu dibacakan langsung oleh Koordinator Koalisi Pers Sumsel, Ardhy Fitriansyah, dalam pertemuan yang digelar Minggu (2/11/2026).

Pertemuan tersebut dihadiri petinggi pers Sumsel yang menunjukkan soliditas dan kemarahan bersama. Tampak hadir Ketua AJI Palembang RM Resha A Usman, Pemred Sriwijaya Post – Tribun Sumsel Prawira Maulana, Ketua DK PWI Sumsel Oktaf Riady, Pengurus PWI Sumsel Anwar Rasuan, Ketua SMSI Sumsel Jon Heri, serta Pemred PalTV Firman Hidayat.

Dalam pernyataan sikapnya, Koalisi Pers Sumsel menyoroti lambannya penanganan kasus dan melayangkan 6 tuntutan keras kepada Polda Sumsel:

Meminta Polda Sumsel membuka secara transparan hasil pemeriksaan internal terhadap Irwasda Polda Sumsel.

Meminta transparansi hasil pemeriksaan terhadap dua organisasi yang berada di lokasi kejadian (TKP) saat peristiwa pengeroyokan berlangsung.

Koalisi menilai Polda Sumsel tidak serius dan terkesan mengulur-ulur waktu dalam menangani kasus pengeroyokan. Hingga kini, belum ada konferensi pers resmi terkait penangkapan para pelaku.

Mengkritik penanganan kasus pemukulan korban oleh oknum kepolisian yang dinilai jalan di tempat, padahal pelaku merupakan anggota Polda Sumsel sendiri.

Meminta Dewan Pers dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) segera membentuk Tim Investigasi Independen terkait kasus pemukulan dua jurnalis di Palembang.

Jika tuntutan tidak dipenuhi, Koalisi Pers Sumsel Bersatu memastikan akan menggelar aksi massa besar-besaran pada 11 November 2026 dengan mengerahkan jurnalis se-Sumatera Selatan.

Pernyataan sikap tersebut ditandatangani atas nama Koalisi Pers Sumsel Bersatu oleh Koordinator Ardhy Fitriansyah.(ril)

Artikulli paraprakHarga Cabai Merah Pemicu Inflasi Palembang, Ini Upaya Pemkot Jaga Daya Beli Masyarakat
Artikulli tjetër22 Anak Palembang dan Sumsel Diberangkatkan ke Jakarta-Bogor, Bunda Literasi Titip Pesan Penting

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini