VENEWS – Deru angin kencang berpadu dengan derasnya hujan Minggu (25/5/2026) lalu, menjelma bencana yang mengguncang tepian Sungai Musi.
Desa Karang Dapo Lama, Kecamatan Sikap Dalam, Kabupaten Empat Lawang, menjadi saksi bagaimana alam menunjukkan kuasanya: rumah-rumah warga di bantaran sungai luluh lantak diterjang badai.
Camat Sikap Dalam, Sarni SH, tak tinggal diam. Begitu kabar kerusakan rumah warga sampai ke telinganya, ia langsung turun ke lokasi bersama tim tanggap bencana.
“Bencana hujan disertai angin kencang ini tidak dapat diprediksi. Kami menghimbau warga yang tinggal dekat bantaran Sungai Musi agar lebih waspada,” tegas Sarni saat meninjau puing-puing rumah yang rusak.
Rumah-rumah yang berdiri dekat aliran Sungai Musi menjadi korban paling parah.
Atap beterbangan, dinding kayu roboh, dan perabotan hanyut terbawa luapan air.
Warga hanya bisa menghela napas, menyaksikan tempat tinggal mereka porak-poranda dalam sekejap.
Bagi sebagian warga, Sungai Musi bukan sekadar aliran air, melainkan nadi kehidupan.
Namun kali ini, derasnya arus justru membawa luka. “Kami tidak sempat menyelamatkan banyak barang, hanya bisa keluar rumah saat angin kencang,” jelasnya.(ril)







