Beranda Peristiwa Hari Ketiga Paska kebakaran di Dusun Serdang Jelutung II Bangka Selatan :Warga...

Hari Ketiga Paska kebakaran di Dusun Serdang Jelutung II Bangka Selatan :Warga Mulai Mendatangi Puing Rumah, Berharap Bantuan Hunian Layak dari Pemerintah

8
0

VENEWS — Memasuki hari ketiga pascabencana kebakaran hebat yang menghanguskan permukiman di Dusun serdang, Desa Jelutung, suasana haru dan duka masih menyelimuti para korban terdampak. Pada Senin (12/10/2026), sejumlah warga mulai mendatangi sisa-sisa reruntuhan bangunan rumah mereka untuk mengais barang berharga yang mungkin masih bisa diselamatkan.

​Kebakaran besar yang terjadi pada Sabtu (10/10/2026) lalu tersebut mengakibatkan sedikitnya 500 Kepala Keluarga (KK) kehilangan tempat tinggal dan memaksa mereka bertahan di posko pengungsian.

​Kebutuhan Logistik dan Pakaian Terpenuhi
​Meskipun dalam kondisi prihatin, kepedulian masyarakat sekitar dinilai sangat membantu para pengungsi. Tim relawan di posko pengungsian memastikan bahwa kebutuhan pangan dan konsumsi harian warga terdampak sejauh ini terpenuhi dengan baik dan tidak mengalami kekurangan.

​Selain bahan makanan, bantuan berupa pakaian layak pakai juga terus mengalir deras dari warga desa-desa tetangga yang peduli atas musibah tersebut.

​Kisah Warga: Kehilangan Perlengkapan Sekolah hingga Harapan Bantuan Rumah
​Banyak warga yang tak sempat menyelamatkan harta benda mereka saat api dengan cepat membesar. Salah seorang korban, Mira (35), mengungkapkan bahwa dirinya tidak sempat membawa baju maupun perlengkapan sekolah anaknya karena dilanda panik saat musibah terjadi.

​”Saat kejadian saya panik luar biasa. Suami juga sedang bekerja melaut dan belum pulang, jadi tidak ada barang atau baju sekolah anak yang sempat terselamatkan,” tutur Mira dengan mata berkaca-kaca.

​Kondisi serupa dialami oleh Turiya (76), seorang janda tua yang kini menggantungkan hidupnya di posko pengungsian. Seluruh harta bendanya habis dilalap si jago merah tanpa tersisa. Ia berharap ada perhatian serius dari pemerintah daerah agar para pengungsi tidak terlalu lama bertahan di posko.

​”Tidak ada satu pun barang yang selamat. Kami sangat berharap kepada Pemerintah Kota dan Pemerintah Provinsi Bangka Belitung untuk dapat menyalurkan bantuan berupa rumah layak huni, agar kami tidak terus-menerus tinggal di pengungsian,” ungkap Turiya penuh harap.

​Saat ini, warga terdampak sangat membutuhkan langkah cepat dari dinas dan instansi terkait, khususnya dalam penyediaan hunian sementara/tetap, pemulihan dokumen kependudukan, serta bantuan perlengkapan sekolah bagi anak-anak korban kebakaran.(Rinjani)

Artikulli paraprakLindungi Konsumen, Pemkot Palembang Percepat Sertifikasi Halal dan Pengawasan Pangan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini