VENEWS Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) PD Kota Palembang menggelar Lomba Puisi dan Pantun Muslimah dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Palembang, Putri Azizah, mengapresiasi pelaksanaan lomba tersebut.
Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menghadirkan suasana kompetisi, tetapi juga memberikan ruang bagi perempuan untuk mengembangkan potensi dan kemampuan.
“Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia ini jangan hanya kita maknai sebagai peringatan terbebasnya bangsa Indonesia dari penjajahan. Tetapi juga menjadi kesempatan bagi kita untuk terus belajar, berkarya, meningkatkan kemampuan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Putri.
Lomba tersebut mengusung tema “Dengan semangat dan istiqomah menuntut ilmu, akan diraih kemerdekaan yang hakiki.”
Tema ini dinilai sejalan dengan pentingnya peningkatan pengetahuan dan kapasitas perempuan dalam kehidupan keluarga maupun masyarakat.
Putri mengatakan, perempuan memiliki peran strategis dalam membangun keluarga yang kuat, masyarakat yang maju, sekaligus mencetak generasi berkualitas.
“Perempuan memiliki peran yang sangat strategis dalam keluarga dan masyarakat. Karena itu, kegiatan yang mendorong perempuan untuk terus belajar, meningkatkan kemampuan dan berkarya seperti ini perlu terus dikembangkan,” katanya.
Ia berharap IPEMI PD Kota Palembang dapat terus menjadi wadah bagi para pengusaha muslimah untuk saling menguatkan, meningkatkan kapasitas, memperluas jejaring, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kota Palembang.
Putri juga berpesan kepada para peserta agar tidak menjadikan kemenangan sebagai satu-satunya tujuan dalam mengikuti perlombaan. Menurutnya, proses mengikuti kompetisi juga memberikan pengalaman berharga bagi peserta.
“Jangan hanya berorientasi pada kemenangan. Yang tidak kalah penting adalah keberanian untuk tampil, mendapatkan pengalaman, membangun persahabatan, dan menumbuhkan semangat baru untuk terus berkarya,” ungkapnya.
Ia menambahkan, semangat kemerdekaan dapat diisi melalui berbagai kegiatan positif. Perempuan, kata Putri, dapat mengambil peran melalui pendidikan, karya, kewirausahaan, pengabdian, maupun kontribusi nyata bagi keluarga dan masyarakat.
“Semangat kemerdekaan harus kita isi dengan hal-hal yang positif. Perempuan bisa berkontribusi melalui pendidikan, karya, kewirausahaan, pengabdian, dan berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi keluarga serta masyarakat,” ujar Putri. (*)








