Beranda Palembang
1
0

Pemkot Palembang perkuat komitmen jaga kualitas UHC melalui Rekrutmen dan Reaktivasi peserta JKN

VENEWS – Pemerintah Kota Palembang menegaskan komitmennya menjaga kualitas pelaksanaan Universal Health Coverage (UHC) dengan mendorong peningkatan cakupan dan keaktifan peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Komitmen tersebut dibahas dalam Forum Komunikasi Implementasi Strategi Rekrutmen dan Reaktivasi Peserta JKN untuk UHC Berkualitas yang digelar di Ruang Rapat II Setda Kota Palembang, Senin (13/7/2026).

Forum dipimpin Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Palembang, Kgs. Sulaiman Amin.Dalam forum itu ditegaskan bahwa Kota Palembang berhasil mempertahankan status UHC secara konsisten sejak 2023 hingga 2026.

Capaian tersebut dinilai menjadi bukti nyata keseriusan Pemkot dalam memastikan seluruh warga mendapat akses layanan kesehatan yang layak melalui Program JKN.Skema Gotong Royong JKNKepala Cabang BPJS Kesehatan Palembang, dr. Muhammad Fakhriza, dalam pemaparannya menjelaskan JKN sebagai wujud semangat gotong royong.

Peserta yang sehat dan rutin membayar iuran berperan membantu pembiayaan kesehatan bagi peserta lain yang membutuhkan.Ia mencontohkan, satu peserta JKN yang menjalani terapi cuci darah manfaatnya ditopang oleh iuran sekitar 110 peserta sehat lainnya yang aktif membayar.

“Skema ini menunjukkan JKN tidak hanya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, tetapi juga menjadi instrumen perlindungan sosial sekaligus penggerak ekonomi yang berkelanjutan,” ujar Fakhriza.

BPJS Kesehatan juga memaparkan sejumlah strategi untuk mendongkrak cakupan kepesertaan dan keaktifan. Strategi itu dilakukan melalui penguatan sinergi dengan kementerian dan lembaga di pusat, Pemerintah Provinsi, kabupaten/kota, serta kolaborasi lintas sektor bersama pemangku kepentingan.Validasi Data Jadi KunciAsisten I Setda Kota Palembang Kgs. Sulaiman Amin menekankan pentingnya validasi data kependudukan agar implementasi program tepat sasaran.

“Sinkronisasi data bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil harus terus diperkuat. Ini untuk memastikan akurasi identitas peserta, termasuk membedakan warga yang berdomisili di Kota Palembang dengan warga dari daerah lain,” katanya.

Hal senada disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kota Palembang, Fenty Aprina. Ia menyebut validitas data merupakan faktor utama dalam menjaga keberlanjutan UHC berkualitas.

Fenty juga mendorong optimalisasi penerapan surat edaran terkait kewajiban perusahaan mendaftarkan seluruh karyawannya sebagai peserta JKN. Menurutnya, langkah itu penting agar cakupan kepesertaan semakin luas dan perlindungan kesehatan bagi pekerja berjalan efektif.

Perkuat Koordinasi Lintas SektorMelalui forum komunikasi ini, Pemkot Palembang bersama BPJS Kesehatan menyatakan komitmen untuk terus memperkuat koordinasi lintas sektor.

Tujuannya untuk mempertahankan status UHC sekaligus meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat Kota Palembang.Dengan sinergi yang terus dibangun, Pemkot menargetkan tidak ada lagi warga yang terkendala akses layanan kesehatan akibat persoalan administrasi kepesertaan JKN.

Artikulli paraprakBunda PAUD Palembang Dorong Sinergi Guru dan Orang Tua Wujudkan Sekolah Ramah Anak
Artikulli tjetërTak Sekadar Ajang Lari, Sumsel Bhayangkara Run 2026 Dorong Perputaran Ekonomi dan Sport Tourism Sumsel

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini