Beranda Palembang Bunda Literasi Palembang: Biasakan Membaca 15 Menit Sehari

Bunda Literasi Palembang: Biasakan Membaca 15 Menit Sehari

5
0

VENEWS Bunda Literasi Kota Palembang, Dewi Sastrani Ratu Dewa, mengajak para orang tua untuk membiasakan membacakan cerita kepada anak setidaknya 15 menit setiap hari sebagai upaya membangun budaya literasi sejak dini dan mengurangi ketergantungan anak terhadap gawai.

Ajakan tersebut disampaikan Dewi Sastrani saat menghadiri kegiatan BERIAS (Bercerita Dengan Keras) yang digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Palembang dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Kota Palembang ke-1343 di Rumah Aspirasi, Jalan Tasik, Senin (8/6/2026).

Menurut Dewi, kegiatan BERIAS bukan sekadar agenda membaca buku bersama, melainkan gerakan literasi yang bertujuan memperkuat imajinasi, karakter, serta kecintaan anak terhadap dunia membaca.

“Berias yang kita lakukan hari ini bukan untuk mempercantik wajah, tetapi mempercantik akal budi, memperkaya imajinasi, dan membangun masa depan anak-anak melalui kekuatan cerita,” ujarnya.

Ia menjelaskan, metode bercerita dengan keras atau read aloud memiliki manfaat besar bagi perkembangan anak.

Melalui cerita yang dibacakan dengan penghayatan, anak dapat mengenal berbagai pengetahuan, meningkatkan daya imajinasi, sekaligus menanamkan nilai-nilai kehidupan.

Kegiatan yang juga dihadiri Ketua DWP Palembang Ida Royani Aprizal Hasyim ini, Dewi juga menyoroti tantangan literasi di era digital.

Menurut Dewi, tantangan terbesar saat ini bukan lagi minimnya akses terhadap buku, melainkan tingginya paparan gawai dan media sosial yang mengalihkan perhatian anak dari aktivitas membaca.

“Anak-anak saat ini sering kali lebih dekat dengan layar digital dibandingkan buku. Karena itu, peran keluarga menjadi sangat penting dalam menumbuhkan kebiasaan membaca sejak dini,” katanya.

Dewi menegaskan bahwa Bunda Literasi dan organisasi perempuan memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam membangun budaya literasi di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

Ia mengajak seluruh Bunda Literasi, Dharma Wanita Persatuan, guru, serta orang tua untuk menjadikan kegiatan BERIAS sebagai gerakan berkelanjutan yang tidak berhenti setelah acara selesai.

“Luangkan waktu 15 menit setiap hari untuk membacakan cerita kepada anak. Waktu yang singkat itu akan menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter dan masa depan mereka,” ungkapnya.

Di hadapan siswa-siswi SD Negeri 23 Palembang yang mengikuti kegiatan tersebut, Dewi juga memotivasi para pelajar agar gemar membaca dan terus menuntut ilmu. Menurutnya, para pemimpin masa depan lahir dari kebiasaan membaca dan belajar sejak usia dini.

“Buku adalah jendela dunia. Rajin membaca akan membuka lebih banyak kesempatan dan pengetahuan untuk meraih cita-cita,” tuturnya.

Pada akhir sambutannya, Dewi menyampaikan apresiasi kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Palembang, Bunda Literasi Kecamatan Bukit Kecil, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan BERIAS.

Ia berharap gerakan literasi yang dibangun melalui kegiatan tersebut dapat terus berkembang dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sehingga mampu mewujudkan generasi Palembang yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing di masa depan. (*)

Artikulli paraprakPimpin Apel Gabungan ASN, Asisten III Akhmad Bastari Tekankan Disiplin dan Optimalisasi Pelayanan Publik
Artikulli tjetërPerkuat Pengentasan Kemiskinan, Sekda Palembang Dukung Kolaborasi Program Dinas dan CSR Perusahaan Bersama Baznas

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini