VENEWS – Pagi itu, halaman Dinas Perhubungan Kota Palembang dipenuhi gerakan senam yang kompak. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, Aprizal Hasyim, memimpin langsung kegiatan yang sederhana namun sarat makna. Senam bersama bukan sekadar olahraga, melainkan simbol kebersamaan dan kesiapan menghadapi tantangan kota: banjir dan kemacetan.
Momentum ini hadir setelah Heryanto dilantik sebagai Sekretaris sekaligus Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dishub oleh Wali Kota Palembang.
Di tengah suasana hangat, Aprizal mengajak seluruh jajaran Dishub untuk merapatkan barisan, bergandengan tangan, dan bekerja bersama demi pelayanan masyarakat.
“Dishub adalah wajah kota. Kehadiran petugas di lapangan sangat menentukan, terutama saat banjir melanda dan kemacetan terjadi. Kita harus sigap membantu mobilitas warga,” tegas Aprizal.
Instruksi itu bukan tanpa alasan. Palembang kerap menghadapi titik-titik rawan macet, yang semakin parah ketika hujan deras menimbulkan genangan.
Aprizal menekankan agar penempatan personel dioptimalkan, tidak hanya pada kondisi normal, tetapi juga saat darurat. Dishub dituntut menjadi garda terdepan, memastikan masyarakat tetap bisa bergerak dengan aman.
Selain itu, Sekda menyoroti persiapan uji coba Car Free Day (CFD) dan Car Free Night (CFN).
Program ini diharapkan menjadi ruang publik yang sehat sekaligus solusi kecil untuk mengurangi kepadatan lalu lintas. Namun, keberhasilan CFD dan CFN bergantung pada kesiapan personel Dishub di lapangan.
Tanggung jawab Dishub pun bertambah dengan pengelolaan lampu jalan sejak setahun terakhir. Aprizal mengingatkan bahwa cahaya yang menerangi jalan bukan sekadar fasilitas, melainkan simbol harapan masyarakat akan pelayanan prima.
Di balik senam pagi itu, tersimpan pesan yang lebih besar: Dishub Palembang harus siap menghadapi banjir dan macet dengan semangat kebersamaan. Sebuah ajakan untuk menyatukan langkah, menyalakan semangat, dan menerangi jalan kota agar Palembang tetap bergerak, meski hujan turun deras.(ril)








