Beranda Daerah Ogan Komering Ilir Bupati OKI Tantang Media Siber: Lawan Hoaks, Jaga Akurasi

Bupati OKI Tantang Media Siber: Lawan Hoaks, Jaga Akurasi

3
0

 

VENEWS – Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), Muchendi Mahzareki, menyerukan agar Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten OKI menjadi garda terdepan dalam menjaga akurasi informasi sekaligus meredam penyebaran hoaks di daerah.

Ajakan itu disampaikan saat pelantikan pengurus SMSI OKI periode 2026–2029 di Pendopo Kabupatenan, Kayuagung, Selasa (5/5).

Dalam sambutannya, Muchendi menegaskan bahwa pemerintah membutuhkan media yang tidak hanya cepat, tetapi juga akurat. Menurutnya, kualitas informasi menjadi penentu dalam membaca kondisi riil masyarakat.

“Informasi yang akurat menjadi dasar kami dalam mengambil kebijakan. Dari media yang kredibel, kami bisa memahami situasi di lapangan secara lebih utuh,” ujarnya.

Bupati OKI menilai tantangan utama saat ini adalah derasnya arus informasi tanpa verifikasi. Media, kata dia, dituntut tidak sekadar menyampaikan, tetapi juga menyaring.

“Peran media hari ini bukan hanya menyampaikan informasi, tetapi memastikan kebenarannya. Di situlah pentingnya akurasi untuk meredam hoaks,” tegasnya.

Ketua SMSI OKI, Andi Oktarius, menegaskan organisasinya akan fokus memperkuat standar jurnalistik di kalangan media siber. Ia menekankan bahwa kecepatan publikasi tidak boleh mengorbankan prinsip verifikasi.

“SMSI hadir untuk menjaga agar informasi tetap akurat dan berimbang. Verifikasi menjadi kunci agar media tidak ikut memperluas disinformasi,” ujarnya.

Menurut Andi, SMSI juga berupaya menjaga keseimbangan antara fungsi kontrol sosial dan tanggung jawab publik. Media, katanya, tetap harus kritis, namun berpijak pada fakta.

Pelantikan ini menjadi titik awal penguatan kolaborasi antara media dan pemerintah daerah. Di satu sisi, SMSI diharapkan menjadi mitra strategis dalam penyebaran informasi pembangunan. Di sisi lain, independensi tetap dijaga sebagai bagian dari peran pers dalam mengawasi jalannya pemerintahan.(ril)

Artikulli paraprakSekda Tekankan Kampung Wisata Bukan Dibuat Dadakan, Tetapi Sudah Ada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini