VENEWS Â – Perhelatan akbar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kabupaten Empat Lawang ke-XIX Tahun 2026 resmi dibuka di Lapangan Bola Talang Jawa, Minggu (15/2/2026). Kegiatan tahunan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an sekaligus meneguhkan komitmen membangun daerah yang religius dan berakhlakul karimah.
Mengusung tema “Mencetak Generasi Al-Qur’an yang Cerdas, Unggul, dan Berakhlakul Karimah”, MTQ Empat Lawang 2026 tidak sekadar menjadi ajang perlombaan membaca dan memahami Al-Qur’an. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan generasi Qur’ani yang memiliki kecerdasan intelektual, kekuatan spiritual, serta karakter mulia dalam kehidupan bermasyarakat.
Rangkaian pembukaan diawali dengan Pawai Ta’aruf yang berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Sebanyak 10 kafilah dari seluruh kecamatan di Kabupaten Empat Lawang ambil bagian dalam parade tersebut. Mereka berjalan kaki dari halaman Polsek Tebing Tinggi menuju Lapangan Bola Talang Jawa sebagai pusat kegiatan.
Pembukaan MTQ ke-XIX ini dihadiri langsung oleh Bupati Empat Lawang, Dr. H. Joncik Muhammad, didampingi istri Hj. Hepy Safriani. Turut hadir Wakil Bupati Arifa’i, SH bersama istri Erlina, Ketua DPRD, Kabag Ops Polres, Pabung, perwakilan Kejaksaan Negeri, Kepala BNN, perwakilan Kantor Kementerian Agama, serta jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Empat Lawang.
Dalam sambutannya, Dr. H. Joncik Muhammad menegaskan bahwa MTQ bukan hanya sekadar kompetisi tilawah, melainkan bagian dari ikhtiar bersama dalam membangun karakter masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an. Ia menekankan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dalam membangun daerah.
“Empat Lawang Madani adalah visi yang terinspirasi dari spirit Madani Rasulullah SAW saat memimpin Madinah. Kita ingin membumikan Al-Qur’an agar keberkahannya menaungi setiap jengkal tanah Empat Lawang,” ungkapnya.
Bupati juga berharap dari ajang MTQ ini akan lahir Hafiz dan Hafizah terbaik yang mampu membawa nama baik Kabupaten Empat Lawang di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, ulama, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci dalam mencetak generasi Qur’ani yang unggul dan berdaya saing.
Selain itu, ia mengingatkan dewan hakim untuk menjunjung tinggi objektivitas, profesionalisme, serta keadilan dalam proses penilaian agar pelaksanaan MTQ berjalan transparan dan berkualitas.
Secara simbolis, pembukaan MTQ ke-XIX Tahun 2026 ditandai dengan pemukulan Bedug oleh Dr. H. Joncik Muhammad didampingi Wakil Bupati Arifa’i, SH. Kegiatan ini akan berlangsung selama tiga hari hingga 17 Februari 2026, dengan harapan membawa keberkahan bagi masyarakat serta melahirkan generasi yang cinta Al-Qur’an dan berakhlakul karimah.(ril)







