VENEWS — Ketua DPRD Sumatera Selatan, Andie Dinialdie, S.E., M.M., bersama Gubernur Sumsel Dr. H. Herman Deru dan seluruh jajaran Forkopimda, Jumat (20/3/2026), menghadiri video conference nasional terkait Sistem Keamanan dan Ketertiban Lingkungan pada malam takbiran dan menjelang Idulfitri 1447 Hijriah.


Agenda ini menjadi momentum penting dalam memastikan kesiapan Sumsel menghadapi arus mudik Lebaran yang diprediksi mencapai 3,87 juta pemudik.
Dalam arahannya, Andie Dinialdie menegaskan komitmen DPRD Sumsel untuk mendukung penuh langkah strategis pemerintah daerah dalam menjaga keamanan, kelancaran, dan kenyamanan perjalanan masyarakat.
“Kami bersama seluruh stakeholder berupaya memastikan mudik tahun ini berjalan aman dan terkendali. Sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan,” ujarnya.
Gubernur Herman Deru menambahkan bahwa pemantauan arus kendaraan terus dilakukan bersama Polda dan TNI.
Hingga saat ini, situasi lalu lintas di Sumsel dilaporkan aman. Namun, ia menekankan perlunya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama dengan adanya ancaman fenomena El Nino.
“Wilayah rawan sudah kita petakan. Antisipasi karhutla menjadi perhatian utama agar masyarakat tetap aman,” tegasnya.
Video conference tersebut diawali dengan laporan Kakorlantas Polri Agus Suryonugroho, yang menyampaikan langkah antisipasi kemacetan di titik-titik rawan, termasuk penerapan rekayasa lalu lintas dan sistem buka-tutup di sejumlah ruas jalan tol.
Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. dalam arahannya menegaskan bahwa arus mudik 2026 mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya, namun tetap terkendali. Menariknya, angka kecelakaan lalu lintas justru menurun, menandakan keberhasilan pengamanan terpadu.
“Ini adalah keberhasilan bersama. Semua pihak, mulai dari TNI, Polri, kementerian, hingga pemerintah daerah, bekerja sinergis untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Kapolri. Ia juga mengingatkan masyarakat agar mempersiapkan saldo kartu tol dengan cukup, guna menghindari hambatan di gerbang tol saat arus balik.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolda Sumsel Irjen. Pol. Dr. H. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis, M.D.A., Wali Kota Palembang Ratu Dewa, Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel Edward Candra, serta unsur Forkopimda lainnya. Kehadiran para pemimpin daerah ini menegaskan komitmen kuat Sumsel dalam menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat selama Lebaran.
Dengan koordinasi lintas sektor yang solid, Sumatera Selatan optimistis mampu menghadapi lonjakan arus mudik sekaligus mengantisipasi potensi bencana. Lebaran 2026 diharapkan menjadi momentum kebersamaan yang aman, tertib, dan penuh sukacita bagi seluruh masyarakat.(ril)








