VENEWS– Walikota Lubuklinggau H Rachmat Hidayat diwakili oleh Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Drs H Heri Zulianta meresmikan Rumah Kerukunan Umat Beragama di Kota Lubuklinggau,Selasa (27/12).
Ketua FKUB Drs Ismuridjal Umar dalam sambutannya menyampaikan selamat datang kepada seluruh tamu undangan dan memberi pesan bahwa Kantor Sekretariat FKUB ini merupakan kantor bersama bagi majelis-majelis keagamaan.
“Inilah kantor bersama kita, saya tak berani mengklaim ini hanya kantor FKUB,tapi karena di sini banyak yang ngantor, baik dari Kristen, Katolik, Budha dan Hindu dan ada juga dari Pusat Kajian Strategis Pembangunan Daerah (Pusaka Sembada) yang juga akan membentuk Lembaga Bantuan Hukum Kerukunan”, Ungkap Ismuridjal Umar.
Dilanjutkan nya bahwa FKUB dibentuk berdasarkan PBM 9 dan 8 Tahun 2006 Menteri Dalam Negeri dan Menteri Agama bertujuan sebagai penengah dan penyeimbang umat yang akan menjembatani silaturahmi antar umat beragama dalam menjaga kerukunan dan memberikan rekomendasi kepada Pemerintah untuk Pendirian Rumah Ibadah di Kota Lubuklinggau.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Lubuk Linggau, H Heri Zulianta, menegaskan bahwa Rumah Kerukunan ini memiliki makna lebih dari sekadar bangunan fisik.
“Ini adalah simbol persatuan dan musyawarah. Kota Lubuk Linggau adalah kota yang majemuk dengan beragam suku, agama, dan budaya. Keberagaman ini adalah kekuatan sekaligus amanah yang harus kita jaga bersama,” ungkapnya.
Ia berharap Kantor FKUB dapat menjadi pusat aktivitas yang produktif, tempat lahirnya gagasan-gagasan positif, serta ruang dialog yang mampu menyelesaikan persoalan sosial keagamaan secara damai dan bermartabat.
Acara dilanjutkan dengan Pembacaan Puisi Kerukunan oleh Ustad Ferry Irawan dan dilanjutkan dengan pemotongan Pita sebagai tanda Peresmian Rumah Kerukunan Umat Beragama Kota Lubuklinggau.
Hadir juga dalam kegiatan ini, Kapolres Lubuklinggau, Dandim 0406 MLM, Kajari, Ketua Pengadilan Agama, Kakan Kemenag, Ketua MUI, Ketua PC NU, Ketua PD Muhammadiyah, Ketua Muslimat, Ketua PD Aisyiah, Ketua DMI, Ketua PGI S, Ketua KWI, Ketua Walubi, Ketua Baznas, Kepala Badan Kesbangpol, Kabag Kesra, Pendeta-pendeta Gereja, Pandita Vihara, serta Undangan lainnya. (SMSI Musi Rawas)







