VENEWS — Kebakaran hebat melanda Desa Serdang, Kecamatan Simpang Rimba, Kabupaten Bangka Selatan, pada Sabtu (10/10/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Kobaran api menghanguskan kurang lebih 300 rumah warga dan menyebabkan masyarakat harus mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Besarnya kobaran api membuat kebakaran sulit dikendalikan. Berdasarkan informasi yang dihimpun, keterbatasan armada pemadam kebakaran yang dikerahkan ke lokasi menjadi salah satu kendala dalam upaya pemadaman. Hanya tiga unit mobil pemadam kebakaran yang dilaporkan turun ke lokasi untuk menangani kebakaran tersebut.
Hingga Minggu (11/10/2026) pukul 10.00 WIB, api dilaporkan masih membakar sejumlah rumah di bagian ujung desa. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran warga karena kebakaran masih berlangsung dan berpotensi mengancam bangunan lain di sekitarnya.
Sementara itu, untuk menampung warga yang terdampak, tenda pengungsian telah didirikan di halaman sekolah setempat sejak Minggu pagi. Warga yang kehilangan tempat tinggal membutuhkan tempat berlindung serta bantuan kebutuhan dasar selama berada di pengungsian.
Besarnya dampak kebakaran ini menyoroti pentingnya kesiapsiagaan dan kecukupan armada pemadam kebakaran, terutama dalam menghadapi kebakaran permukiman dengan skala besar. Keterlambatan penanganan dan terbatasnya jumlah armada yang tersedia perlu menjadi bahan evaluasi pihak terkait agar kejadian serupa dapat ditangani dengan lebih cepat dan efektif.
Hingga berita ini disusun, api masih dilaporkan menyala di bagian ujung Desa Serdang. Data resmi mengenai jumlah korban, kerugian materi, penyebab kebakaran, serta kondisi terkini warga terdampak masih perlu dikonfirmasi kepada pihak berwenang.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, mengikuti arahan petugas, dan menjauhi area kebakaran demi keselamatan bersama.(Rinjani)







