Beranda Daerah Empat Lawang Bupati Joncik Ultimatum Larangan Bakar Lahan, Gandeng Tim Mabes TNI Cegah Karhutla...

Bupati Joncik Ultimatum Larangan Bakar Lahan, Gandeng Tim Mabes TNI Cegah Karhutla di Empat Lawang

5
0

VENEWS  – Pemerintah Kabupaten Empat Lawang memperkuat langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan meningkatkan edukasi kepada masyarakat, terutama terkait pembukaan lahan untuk aktivitas pertanian.

Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan penyuluhan karhutla yang menghadirkan Tim Penyuluh Karhutla Pusat Mabes TNI yang dipimpin Kolonel CPM M. Faisal Amin Lubis.

Bupati Empat Lawang Dr H Joncik Muhammad, S.Si, S.H, M.M, M.H mengatakan pencegahan harus dilakukan sejak dini agar titik api tidak berkembang menjadi kebakaran luas yang sulit dikendalikan.

Menurut Joncik, persoalan utama yang masih dihadapi adalah kebiasaan sebagian masyarakat membuka lahan dengan cara membakar, praktik yang telah dilakukan secara turun-temurun.

“Pencegahan harus kita lakukan sejak dini. Jangan sampai api kecil berkembang menjadi kebakaran besar yang sulit kita kendalikan,” ujar Joncik.

Ia meminta para kepala desa dan lurah lebih aktif memberikan pemahaman kepada warga agar tidak melakukan pembakaran saat membuka lahan.Joncik juga mengingatkan konsekuensi hukum apabila aktivitas pembakaran menyebabkan kebakaran dan berdampak terhadap lingkungan maupun masyarakat luas.Pemkab Empat Lawang, lanjutnya, akan mendorong metode pembukaan lahan tanpa bakar serta mengupayakan dukungan peralatan dengan melibatkan perusahaan yang memiliki fasilitas pendukung.

“Kita tidak ingin masyarakat berhadapan dengan hukum hanya karena membuka lahan. Mari kita beralih ke cara yang lebih aman dan ramah lingkungan,” katanya.Joncik menyebut jumlah titik panas di Empat Lawang masih relatif terbatas, sekitar 11 titik sempat muncul.

Salah satunya berada di wilayah perbatasan Kabupaten Lahat, namun berhasil dipadamkan sebelum meluas berkat penanganan cepat tim lapangan bersama masyarakat.

Sementara itu, Kolonel CPM M. Faisal Amin Lubis mengatakan kehadiran tim pusat merupakan bentuk dukungan langsung pemerintah dalam memperkuat pencegahan karhutla di daerah.

“Kita tidak dapat dimungkiri, masih ada titik api muncul. Sehingga cara paling efektif dalam rangka mencegah karhutla ini adalah penyuluhan,” kata Faisal.

Ia menjelaskan, sebanyak 1.000 personel TNI diterjunkan untuk penyuluhan di 100 titik di seluruh Indonesia.

Khusus wilayah Empat Lawang, Pagar Alam, dan Lahat, sebanyak 10 personel ditempatkan di bawah Kodim Lahat untuk memberikan edukasi langsung kepada masyarakat.

“Pencegahan menjadi kunci. Jangan sampai karhutla berkembang dan kemudian mengganggu masyarakat serta aktivitas sehari-hari,” pungkasnya.(RIL)

Artikulli paraprakKemarau Panjang dan Kabut Asap, Ratu Dewa Ajak Warga Berdoa dan Jaga Lingkungan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini