Beranda Palembang 2.775 Pelanggan Perumda Tirta Musi Palembang Terdampak Gangguan Air 5 Agustus, Ini...

2.775 Pelanggan Perumda Tirta Musi Palembang Terdampak Gangguan Air 5 Agustus, Ini Daftar Wilayahnya

10
0

 

VENEWS– Sebanyak 2.775 pelanggan Perumda Tirta Musi Palembang akan terdampak gangguan distribusi air bersih pada Rabu, 5 Agustus 2026 mendatang.

Gangguan tersebut terjadi karena Perumda Tirta Musi Palembang akan melakukan pengurasan dan pembersihan reservoir di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Sungai Lais sebagai bagian dari pemeliharaan rutin untuk menjaga kualitas air.

Direktur Operasional Perumda Tirta Musi Palembang, Rahmad, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga kualitas, kuantitas, dan kontinuitas (K3) pelayanan air bersih kepada masyarakat.

“IPA Sungai Lais yang telah beroperasi sekitar dua tahun memerlukan pemeliharaan rutin agar kualitas air yang diterima pelanggan tetap terjaga,” katanya saat menggelar press release di Gedung Tirta Musi Palembang, Senin (3/8/2026).

Menurut Rahmad, proses pengurasan reservoir sebenarnya memerlukan waktu sekitar empat jam. Namun, setelah dikuras, dibutuhkan waktu tambahan sekitar enam jam untuk proses pengisian kembali hingga distribusi air dapat kembali dilakukan secara bertahap.

“Karena itu, pekerjaan diperkirakan berlangsung mulai pukul 09.00 WIB dan selesai sekitar pukul 16.00 WIB,” jelasnya.

Ia mengimbau masyarakat di wilayah terdampak untuk menampung air secukupnya sebelum pekerjaan dimulai, bahkan untuk kebutuhan minimal 24 jam sebagai langkah antisipasi apabila proses normalisasi distribusi memerlukan waktu lebih lama.

“Jika tidak memiliki tempat penampungan air yang memadai, kami berharap pelanggan dapat menggunakan air secara hemat selama proses pemeliharaan berlangsung,” sambungnya.

Adapun wilayah yang terdampak meliputi Jalan Intan Sekunyit, Lorong Ampera 1, Lorong Ampera 2, Lorong Perintis, Lorong Yada, Komplek Abadi, Lorong Agung, dan Lorong Tanjungan.

Rahmad memastikan pasokan dari Booster Kalidoni tetap diupayakan untuk membantu menjaga pelayanan di sebagian wilayah selama proses pemeliharaan, meski sifatnya darurat.

“Kami memastikan pasokan dari Booster Kalidoni tetap diupayakan untuk membantu menjaga pelayanan di sebagian wilayah selama proses pemeliharaan berlangsung. Tapi sifatnya emergency,” jelasnya.

Ia menambahkan, perusahaan telah menyiagakan tim teknis dan petugas operasional untuk memastikan pekerjaan selesai sesuai jadwal.

“Setelah pemeliharaan rampung, distribusi air akan dipulihkan secara bertahap hingga tekanan air kembali normal di seluruh wilayah terdampak,” tandasnya.(why)

Artikulli paraprakInflasi Palembang Juli 2026 Terkendali di Angka 2,33 Persen, Lebih Rendah dari Nasional

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini