Beranda Daerah Empat Lawang “Jago Dusun” digelar, Bupati Empat Lawang : Tidak ada ruang untuk Bandar...

“Jago Dusun” digelar, Bupati Empat Lawang : Tidak ada ruang untuk Bandar Narkoba 

5
0

VENEWS – Janji berani dilontarkan Bupati Empat Lawang di hadapan ratusan peserta Deklarasi Sabuk Kamtibmas.

“Kalau dalam enam bulan daerah ini tidak aman, saya siap mundur.” Pernyataan itu jadi penanda kuatnya komitmen menjaga keamanan desa lewat program “Jago Dusun”

Pemerintah Kabupaten Empat Lawang bersama jajaran kepolisian resmi menggelar Deklarasi Sabuk Kamtibmas dan penguatan peran Pol PP Desa se-Kabupaten Empat Lawang, Kamis (07/05/2026).

Acara dipusatkan di Gedung Elang Polres Empat Lawang dengan mengusung tema “Jago Dusun” – simbol penjagaan keamanan hingga ke ujung dusun.Janji Lama yang Jadi Kenyataan.

Di mimbar, Bupati Empat Lawang menegaskan program Pol PP Desa bukan gagasan dadakan.

“Ini program saya sebelum saya calon bupati. Waktu itu saya berjanji, kalau dalam enam bulan daerah ini tidak aman, saya siap mundur. Alhamdulillah manfaatnya sekarang benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya disambut tepuk tangan peserta.

Baginya, keamanan desa adalah fondasi. Tanpa rasa aman, kenyamanan warga runtuh dan pembangunan pun tersendat. Karena itu Pol PP Desa dihadirkan sebagai garda terdepan yang melekat di tiap dusun.

Perang Terhadap Narkoba: “Bila Perlu Hukum Mati”
Bupati tak segan bicara keras soal narkotika. Ia menyebut narkoba sebagai perusak masa depan generasi muda dan meminta hukuman maksimal bagi pelaku.

“Hukum seberat-beratnya bagi pelaku narkoba. Bila perlu hukum mati, karena ini merusak generasi bangsa,” tegasnya.

Sinergi Pol PP Desa dengan aparat terbukti nyata. Dalam acara yang sama, Polres Empat Lawang memberi penghargaan kepada lima personel Pol PP Desa.

Mereka dinilai berjasa membantu mengungkap kasus ladang ganja di kawasan Batu Jungul.

Keberanian itu jadi bukti bahwa pengamanan berbasis desa mampu menyentuh akar masalah.Satu-satunya di Sumsel
Kapolres Empat Lawang mengapresiasi langkah Pemkab. Menurutnya, Pol PP Desa adalah terobosan.

“Program Pol PP Desa ini merupakan gagasan luar biasa dari Bupati Empat Lawang. Bahkan bisa dikatakan menjadi satu-satunya di Sumsel yang berjalan aktif dan memberi dampak nyata terhadap keamanan masyarakat,” ungkap Kapolres.

Berbeda dengan pengamanan konvensional, Pol PP Desa bekerja terstruktur dan melekat di masyarakat. Mereka jadi mata-telinga aparat, sekaligus penjaga pertama saat konflik atau tindak kriminal muncul di tingkat tapak.

Deklarasi Sabuk Kamtibmas diharapkan jadi simpul kolaborasi segitiga: pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat. Dengan “Jago Dusun”, keamanan tak lagi hanya urusan polisi. Setiap dusun punya jaganya sendiri.Jika konsisten, Empat Lawang bisa jadi role model. Ketika dusun aman, anak-anak tenang sekolah, petani leluasa ke kebun, dan investasi berani masuk. Janji mundur enam bulan itu kini berubah jadi tantangan: mempertahankan rasa aman yang sudah dirasakan warga.(ril)

Artikulli paraprakTata Kelola Anggaran Terbaik, SKK Migas Raih “Jawara Of The Year 2025”
Artikulli tjetërProgram Sekolah Rakyat Segera Hadir di Palembang, Pemkot Lengkapi Persyaratan ke Kementerian

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini