VENEWS – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Lubuk Linggau menggelar kegiatan buka puasa bersama yang dirangkaikan dengan dialog kerukunan lintas agama di Smart Hotel Lubuk Linggau, Rabu (11/3/2026) sore. Kegiatan ini menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat komitmen menjaga keharmonisan antarumat beragama di kota tersebut.
Ketua FKUB Kota Lubuk Linggau, Drs. Ismuridjal, menyampaikan bahwa bulan suci Ramadan seharusnya dimaknai sebagai momentum introspeksi diri, bukan sekadar menunjukkan kesalehan di hadapan orang lain.
Menurutnya, puasa memberikan ruang bagi setiap individu untuk melakukan muhasabah dan menilai kembali sikap serta perilaku dalam kehidupan sehari-hari. Ia menegaskan bahwa nilai moral dan kejujuran harus terus dijaga agar dapat menjadi teladan bagi generasi muda.
Dalam dialog tersebut, sejumlah tokoh agama juga memberikan pandangan agar Ramadan dimanfaatkan sebagai sarana mempererat hubungan antarumat beragama serta memperkuat nilai kejujuran dalam kehidupan bermasyarakat.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Lubuk Linggau, H. Rustam Effendi, berharap kegiatan yang digelar FKUB tidak hanya menjadi acara seremonial buka puasa bersama. Ia menilai forum semacam ini dapat menjadi wadah koordinasi yang efektif untuk memperkuat persatuan dan kebersamaan lintas agama di daerah.
Dukungan juga datang dari Kepala Kejaksaan Negeri Lubuk Linggau, Suwarno,SH, MH, yang mendorong FKUB agar semakin aktif menjalankan berbagai program, termasuk sosialisasi yang bertujuan mencegah potensi konflik di tengah masyarakat.
Menurutnya, konflik yang muncul di masyarakat dapat diselesaikan melalui komunikasi yang baik dan musyawarah apabila semua pihak saling terbuka serta bekerja sama.
Kapolres Lubuk Linggau, AKBP Adhitia Bagus Arjunadi, turut mengapresiasi peran FKUB yang selama ini aktif menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Ia menilai keterlibatan tokoh agama sangat penting dalam menjaga stabilitas sosial dan memperkuat kerukunan di Kota Lubuk Linggau.
Kegiatan yang di hadiri oleh tokoh-tokoh lintas agama dari Ketua MUI, Kakan Kemenag, Tokoh Budha, Hindu, Kristen dan Katolik, serta ormas NU, Muhammadiyah, LDII, OKP, PMII, Perempuan Lintas Agama (PELITA) memberi kesan toleransi dan moderasi beramagama. Melalui kegiatan buka puasa bersama dan dialog lintas agama ini, FKUB berharap semangat toleransi dan persatuan di tengah keberagaman masyarakat Lubuk Linggau dapat terus terjaga, khususnya selama bulan suci Ramadan.(SMSI Musi Rawas)







