VENEWS – Pemerintah Kota Palembang kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan ruang publik yang produktif dan bermanfaat bagi masyarakat.
Rumah Dinas Walikota yang selama ini dikenal sebagai pusat kegiatan pemerintahan kini bertransformasi menjadi “Rumah Berjuta Manfaat”, sebuah wadah aspirasi yang nyata bagi warga.
Jumat ( 30/1/2026) terungkap dalam pertemuan program terbaru Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Palembang bersama Universitas PGRI Palembang, akan mengulirkan layanan bimbingan belajar (Bimbel) bersama gratis bagi siswa kelas 6 SD, yang dijadwalkan mulai beroperasi pada 10 Februari 2026.
Kepala DiskomInfo Kota Palembang Adi Zahri melalui Kepala Bidang Pengelolan Opini dan Pelayanan Publik Erwi Saputra menjelaskan, program ini menjadi bagian dari inisiatif Rumah Belajar Wong Kito, yang digagas untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.
“Fokus awal ditujukan bagi warga di Kelurahan Talang Semut dan sekitarnya, dengan harapan dapat menjadi model pembelajaran yang kelak diperluas ke wilayah lain di Palembang,” katanya.
Dia mengatakan, mengikuti intruksi Walikota Palembang, Ratu Dewa, esensi dari program ini adalah pelayanan langsung kepada masyarakat.
“Pesan Bapak Walikota sangat jelas, yang terpenting adalah manfaat nyata bagi warga, bukan seremoni. Ini adalah pilot project. Jika berhasil, akan dikembangkan lebih luas untuk mendukung visi Palembang Cerdas,” ungkapnya.
Erwin memastikan, Dinas Kominfo Palembang seluruh fasilitas penunjang telah tersedia, mulai dari papan tulis, meja belajar, hingga penggandaan modul bagi siswa.
“Kegiatan belajar mengajar akan dilaksanakan dua kali pertemuan dalam seminggu, dengan metode pembelajaran interaktif yang menekankan pada pemahaman konsep dasar dan latihan soal,” ungkapnya.
Dalam rapat teknis yang digelar di ruang rapat Dinas Kominfo Palembang itu, pihak Kabiro Akademik Universitas PGRI Palembang Dr. Hetilaniar, M.Pd., menyatakan kesiapan penuh sebagai mitra Pendidikan yang mana kualitas pengajaran menjadi prioritas utama.
“Kami menerjunkan mahasiswa pilihan yang didampingi langsung oleh dosen. Modul pembelajaran sudah rampung dan tim kami siap bekerja. Secara teknis, kami tinggal jalan,” ujar Dr. Hetilaniar.
Langkah ini menunjukkan sinergi antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan tinggi dalam menghadirkan layanan pendidikan yang inklusif dan berkualitas.
Terkait kepesertaan, Lurah Talang Semut menyampaikan bahwa saat ini tercatat 15 siswa dari target awal 30 kuota telah mendaftar.
Pihak Kecamatan Bukit Kecil berkomitmen melakukan jemput bola ke kelurahan terdekat untuk memastikan kuota terserap maksimal. Dengan demikian, manfaat program ini dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Inisiatif ini menandai perubahan besar dalam pemanfaatan Rumah Dinas Walikota. Tidak lagi sekadar simbol kekuasaan, rumah tersebut kini menjadi “Rumah Rakyat”, di mana setiap sudutnya didedikasikan untuk kepentingan dan kemajuan masyarakat Palembang.
Program bimbel gratis ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mencetak generasi muda yang lebih cerdas, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Dengan dukungan penuh dari pemerintah, akademisi, dan masyarakat, Palembang meneguhkan diri sebagai kota yang peduli terhadap pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia. RIL)








