VENEWS – Suasana penuh semangat gotong royong tampak di Desa Sugih Waras Barat Senin (19/1/2026), ketika mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 84 Universitas Islam Negeri Raden Patah Palembang Kelompok 124 didampingi istri Kepala Desa Ahmad Johairidan
, serta Kelompok Wanita Tani (KWT) Mawar Jaya Lestari menanam bibit sayuran di lahan taman desa.
Kegiatan ini menjadi bagian dari program pemberdayaan perempuan yang bertujuan mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan perekonomian keluarga.
Penanaman dilakukan secara bersama-sama oleh mahasiswa, perangkat desa, dan anggota KWT. Lahan taman desa yang sebelumnya difungsikan sebagai ruang terbuka kini disulap menjadi kebun produktif.
Bibit yang ditanam meliputi sawi, kangkung, terong, dan cabai—jenis sayuran yang relatif mudah dibudidayakan serta memiliki nilai jual tinggi di pasaran.
Ketua Kelompok KKN 124 Untung Makbul menjelaskan , program ini dirancang untuk memberikan keterampilan bercocok tanam kepada perempuan desa.
“Kami ingin ibu-ibu memiliki kegiatan yang produktif dan bernilai ekonomi. Dengan menanam sayuran sendiri, pengeluaran rumah tangga bisa ditekan, bahkan hasilnya bisa menjadi tambahan penghasilan,” ujarnya.
Ibu Kepala Desa Sugih Waras Barat turut hadir dan memberikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa KKN.
Menurutnya, kegiatan ini sejalan dengan program desa yang menekankan peran perempuan dalam pembangunan.
“Perempuan memiliki peran penting dalam mengelola kebutuhan rumah tangga. Jika diberdayakan melalui kegiatan seperti ini, dampaknya sangat besar bagi kesejahteraan keluarga. Kami berharap taman KWT ini terus berkembang dan menjadi contoh bagi warga lainnya,” tuturnya.
Selain sebagai sarana praktik pertanian sederhana, kegiatan penanaman ini juga menjadi wadah edukasi mengenai pentingnya ketahanan pangan, kerja sama, dan semangat gotong royong.
Mahasiswa KKN berkomitmen untuk terus mendampingi KWT dalam perawatan tanaman hingga masa panen, sehingga hasil yang diperoleh dapat optimal.
Melalui program ini, mahasiswa berharap Taman KWT Mawar Jaya Lestari dapat berkembang menjadi pusat kegiatan ekonomi produktif perempuan desa.
Hasil panen tidak hanya akan memenuhi kebutuhan gizi keluarga, tetapi juga berpotensi dijual untuk menambah pendapatan rumah tangga.
Dengan demikian, kegiatan ini menjadi wujud nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat sekaligus bukti bahwa kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan kaum perempuan mampu menciptakan perubahan positif bagi pembangunan desa yang lebih mandiri dan sejahtera.(ril)







