{"id":9409,"date":"2025-06-03T20:08:25","date_gmt":"2025-06-03T13:08:25","guid":{"rendered":"https:\/\/venews.id\/?p=9409"},"modified":"2025-06-03T20:08:25","modified_gmt":"2025-06-03T13:08:25","slug":"minat-gunakan-transportasi-umum-di-palembang-menurun","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/venews.id\/index.php\/2025\/06\/03\/minat-gunakan-transportasi-umum-di-palembang-menurun\/","title":{"rendered":"Minat Gunakan Transportasi Umum di Palembang Menurun"},"content":{"rendered":"<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>VENEWS<\/strong> \u2014 Tingkat penggunaan transportasi umum di Palembang terus mengalami penurunan yang mengkhawatirkan.<\/p>\n<p>Data terbaru tahun 2024 mencatat bahwa jumlah penumpang pada dua koridor utama, yakni dari Sako menuju Palembang Icon dan dari Tanjung Barangan ke pusat kota, berada di bawah angka 50 orang per hari.<\/p>\n<p>Founder Transport for Palembang, M Rizki mengungkapkan, rendahnya kesadaran masyarakat untuk beralih ke transportasi umum menjadi salah satu penyebab utama.<\/p>\n<p>Ia menilai kurangnya informasi yang jelas mengenai rute, jadwal, hingga sistem pembayaran menjadi faktor yang membuat warga enggan menggunakan layanan ini.<\/p>\n<p>\u201cPadahal dulu kita pernah punya sistem pembayaran modern, fasilitas yang cukup baik, namun saat ini masyarakat kembali memilih kendaraan pribadi karena merasa transportasi umum kurang nyaman dan tidak informatif,\u201d ujar Rizki, saat audiensi dengan Walikota Palembang, Selasa (3\/5\/2025).<\/p>\n<p>Selain itu, perubahan layanan dari Transmusi ke konsep Teman Bus diharapkan bisa memberikan solusi baru. Sayangnya, perubahan ini belum sepenuhnya diikuti dengan sosialisasi yang efektif kepada masyarakat.<\/p>\n<p>Menanggapi kondisi ini, Kepala Dinas Perhubungan Kota Palembang, Agus Supriyanto, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kualitas layanan transportasi umum.<\/p>\n<p>\u201cKami terus berbenah, mulai dari meningkatkan kenyamanan armada, menjamin keamanan penumpang, hingga menetapkan tarif terjangkau, hanya Rp5.000 untuk perjalanan dalam kota. Sedangkan feeder LRT gratis, dan sekarang penggunanya cukup banyak,\u201d ungkap Agus.<\/p>\n<p>Ia juga menegaskan bahwa jalur koridor utama seperti Sako\u2013Palembang Icon dan Tanjung Barangan\u2013Pusat Kota merupakan tulang punggung transportasi publik di Palembang karena menghubungkan wilayah utara dan selatan kota.<\/p>\n<p>Agus berharap masyarakat mulai kembali memanfaatkan angkutan umum. Selain bebas macet dan lebih murah, kini jadwal keberangkatan pun sudah lebih pasti.<\/p>\n<p>\u201cKami mengajak masyarakat untuk mendukung gerakan kembali ke angkutan umum. Mari kita wujudkan Palembang yang lebih tertib, ramah lingkungan, dan nyaman untuk semua,\u201d tutupnya.(*)<\/p>\n<p>&#8211;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; VENEWS \u2014 Tingkat penggunaan transportasi umum di Palembang terus mengalami penurunan yang mengkhawatirkan. Data terbaru tahun 2024 mencatat bahwa jumlah penumpang pada dua koridor utama, yakni dari Sako menuju Palembang Icon dan dari Tanjung Barangan ke pusat kota, berada di bawah angka 50 orang per hari. Founder Transport for Palembang, M Rizki mengungkapkan, rendahnya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":9410,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[15],"tags":[2153],"class_list":["post-9409","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-palembang","tag-minat-gunakan-transportasi-umum-di-palembang-menurun"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9409","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9409"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9409\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9411,"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9409\/revisions\/9411"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9410"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9409"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9409"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9409"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}