{"id":906,"date":"2023-12-25T13:10:17","date_gmt":"2023-12-25T06:10:17","guid":{"rendered":"https:\/\/venews.id\/?p=906"},"modified":"2023-12-25T10:55:11","modified_gmt":"2023-12-25T03:55:11","slug":"pengelola-terminal-terpadu-pulogebang-siapkan-penginapan-untuk-calon-penumpang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/venews.id\/index.php\/2023\/12\/25\/pengelola-terminal-terpadu-pulogebang-siapkan-penginapan-untuk-calon-penumpang\/","title":{"rendered":"Pengelola Terminal Terpadu Pulogebang Siapkan &#8220;Penginapan&#8221; untuk Calon Penumpang"},"content":{"rendered":"<p><strong>VENEWS.ID-<\/strong> Penumpang di Terminal Terpadu Pulogebang, Jakarta Timur, bisa beristirahat di kamar-kamar &#8220;penginapan&#8221; yang disediakan pengelola selama menunggu bus tujuan mereka dengan menunjukkan tiket bus dan membayar tarif Rp15.000 per kamar.<\/p>\n<p>Demikian dikatakan Kepala Satuan Pelaksana Operasionel (Kasatpel) Terminal Terpadu Pulogebang Hendra Kurniawan saat diteui InfoPublik di Kawasan Terpinal Terpadu Pulogebang, Jakarta, pada Minggu (24\/12\/2023).<\/p>\n<p>\u201cIntinya kita menyediakan (kamar istirahat) untuk melayani penumpang transit yang memang baru datang dari Terminal Pulogebang dari luar daerah kota Jakarta apabila dia kepagian atau misalkan dia akan berangkat besok harinya tapi dia terlalu awal sampai di sini, daripada menunggu di loket yang memang tidak boleh tidur dan daripada dia pulang lagi,\u201d kata Hendra.<\/p>\n<p>Kamar yang disediakan untuk beristirahat penumpang memang tidak banyak, hanya terdapat delapan kamar untuk laki-laki dan sembilan kamar untuk perempuan yang dipisahkan.<\/p>\n<p>Sedianya, kamar yang menempati bangunan sebelah terminal keberangkatan itu ditujukan untuk pengemudi dan awak bus beristirahat, namun mereka tidak pernah menggunakannya.<\/p>\n<p>\u201cItu fasilitas unggulan kita yang tidak ada di tempat (terminal bus) lain,\u201d imbuhnya.<\/p>\n<p>Selain terdapat kamar dan tempat tidur di ruangan ber AC, penumpang juga disediakan toilet dan kamar mandi yang dikenakan biaya Rp5.000.<\/p>\n<p>Kamar-kamar itu menurutnya selalu penuh terisi penumpang walau bukan pada saat liburan hari besar seperti saat Nataru karena jumlahnya yang terbatas.<\/p>\n<p>\u201cJadi total (tarifnya) Rp20.000 sesuai dengan Peraturan Gubernur DKI Jakarta No.63 Tahun 2020 tentang Tarif Layanan. Artinya tarifnya yang menentukan dari Peraturan Gubernur,\u201d ungkap dia.<\/p>\n<p>Sementar itu, Komandan Regu Terminal Terpadu Pulogebang, Bonari, mengatakan, pihaknya telah menambah delapan kamar istirahat di Gedung sebelah.<\/p>\n<p>Namun jumlah tersebut diakui masih kurang mencukupi untuk menampung penumpang yang ingin berirtirahat.<\/p>\n<p>\u201cPenumpang yang tidak kebagian kamar ya harus gantian karena memang tidak boleh tidur sembarangan di arena Terminal Pulogebang,\u201d tutup Bonari.(infopublik.id)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>VENEWS.ID- Penumpang di Terminal Terpadu Pulogebang, Jakarta Timur, bisa beristirahat di kamar-kamar &#8220;penginapan&#8221; yang disediakan pengelola selama menunggu bus tujuan mereka dengan menunjukkan tiket bus dan membayar tarif Rp15.000 per kamar. Demikian dikatakan Kepala Satuan Pelaksana Operasionel (Kasatpel) Terminal Terpadu Pulogebang Hendra Kurniawan saat diteui InfoPublik di Kawasan Terpinal Terpadu Pulogebang, Jakarta, pada Minggu (24\/12\/2023). [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":907,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[74],"tags":[456,464,463],"class_list":["post-906","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-peristiwa","tag-jakarta-timur","tag-kepala-satuan-pelaksana-operasionel-kasatpel-terminal-terpadu-pulogebang","tag-penumpang-di-terminal-terpadu-pulogebang"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/906","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=906"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/906\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":908,"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/906\/revisions\/908"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/907"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=906"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=906"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=906"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}