{"id":7065,"date":"2025-01-18T11:19:57","date_gmt":"2025-01-18T04:19:57","guid":{"rendered":"https:\/\/venews.id\/?p=7065"},"modified":"2025-01-18T11:19:57","modified_gmt":"2025-01-18T04:19:57","slug":"startup-indonesia-raih-sembilan-penghargaan-di-asean-digital-award-2025-bangkok","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/venews.id\/index.php\/2025\/01\/18\/startup-indonesia-raih-sembilan-penghargaan-di-asean-digital-award-2025-bangkok\/","title":{"rendered":"Startup Indonesia Raih Sembilan Penghargaan di ASEAN Digital Award 2025 Bangkok"},"content":{"rendered":"<p><strong>VENEWS &#8211;<\/strong>Perusahaan rintisan (<em>startup<\/em>) Indonesia kembali mencatatkan prestasi di kancah internasional dengan mendominasi ASEAN Digital Awards 2025 di Bangkok, Thailand, dengan meraih sembilan dari 18 penghargaan yang diberikan.<\/p>\n<p>Penghargaan tersebut antara lain empat medali emas, tiga medali perak, dan dua medali perunggu yang sebagian besar diraih <em>startup<\/em> mitra Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) melalui program pendampingan digital.<\/p>\n<p>\u201cKemenangan ini membuktikan bahwa ekosistem<em> startup<\/em> Indonesia tidak hanya tumbuh pesat, tetapi juga mampu bersaing di tingkat internasional. Kami sangat bangga melihat kerja keras para pelaku <em>startup<\/em> yang telah mengharumkan nama bangsa,\u201d ujar Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, dalam keterangannya terkait ASEAN Digital Awards 2025 dari Bangkok, Thailand, seperti dilansir Jumat (17\/1\/2025).<\/p>\n<p>Menurut Meutya, Kemkomdigi berkomitmen untuk terus mendorong pertumbuhan ekosistem <em>startup<\/em> Indonesia melalui berbagai program strategis dan pendampingan.<\/p>\n<p>\u201cKami ingin keberhasilan ini menjadi motivasi bagi <em>startup <\/em>lain untuk berinovasi dan membawa Indonesia semakin bersinar di kancah global,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Keberhasilan ini dinilai menegaskan posisi Indonesia sebagai kekuatan utama dalam ekosistem digital Asia Tenggara, sekaligus memperkuat peran negara dalam transformasi digital yang inovatif dan inklusif.<\/p>\n<p>Guru Besar Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, Prof. Eko K. Budiardjo, juga mengapresiasi keberhasilan ini dengan menyebutnya sebagai pencapaian tertinggi di bidang digital untuk Indonesia di kawasan Asia Tenggara.<\/p>\n<p>\u201cKemenangan ini menunjukkan bahwa inovasi digital Indonesia telah mencapai tingkat yang sangat kompetitif,\u201d kata Eko yang juga menjadi salah satu juri di ASEAN Digital Awards 2025.<\/p>\n<p>Penghargaan per kategori yang diraih oleh startup Indonesia antara lain<\/p>\n<p><strong>Public Sector<\/strong><\/p>\n<p>DTO MoH (Kementerian Kesehatan) \u2013 Gold (Indonesia)<\/p>\n<p>Open Desa \u2013 Silver (Indonesia)<\/p>\n<p><strong>Private Sector<\/strong><\/p>\n<p>Cexup \u2013 Gold (Indonesia)<\/p>\n<p><strong>Digital Inclusivity<\/strong><\/p>\n<p>Wonderjack \u2013 Silver (Indonesia)<\/p>\n<p>Silang \u2013 Bronze (Indonesia)<\/p>\n<p><strong>Digital Content<\/strong><\/p>\n<p>Shevia \u2013 Bronze (Indonesia)<\/p>\n<p><strong>Digital Startup<\/strong><\/p>\n<p>Surplus \u2013 Gold (Indonesia)<\/p>\n<p><strong>Digital Innovation<\/strong><\/p>\n<p>Ludesc \u2013 Gold (Indonesia)<\/p>\n<p>eFishery \u2013 Silver (Indonesia)<\/p>\n<p>Sekedar informasi, ASEAN Digital Awards merupakan ajang penghargaan yang diberikan kepada organisasi, bisnis, dan individu yang telah mempelopori produk atau layanan inovatif, yang memberikan kontribusi signifikan terhadap lanskap digital di kawasan Asia Tenggara. Sebelumnya penghargaan ini bernama ASEAN ICT Awards (AICTA). Indonesia berhasil meraih lima penghargaan di ajang ini pada 2024.(infopublik.id)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>VENEWS &#8211;Perusahaan rintisan (startup) Indonesia kembali mencatatkan prestasi di kancah internasional dengan mendominasi ASEAN Digital Awards 2025 di Bangkok, Thailand, dengan meraih sembilan dari 18 penghargaan yang diberikan. Penghargaan tersebut antara lain empat medali emas, tiga medali perak, dan dua medali perunggu yang sebagian besar diraih startup mitra Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) melalui program [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":7066,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[439],"tags":[],"class_list":["post-7065","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-traveller"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7065","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7065"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7065\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7067,"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7065\/revisions\/7067"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7066"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7065"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7065"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7065"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}