{"id":3397,"date":"2024-06-10T16:35:12","date_gmt":"2024-06-10T09:35:12","guid":{"rendered":"https:\/\/venews.id\/?p=3397"},"modified":"2024-06-10T16:35:12","modified_gmt":"2024-06-10T09:35:12","slug":"tubuh-kepengurusan-ypkot-mempawah-kalbar-kisruh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/venews.id\/index.php\/2024\/06\/10\/tubuh-kepengurusan-ypkot-mempawah-kalbar-kisruh\/","title":{"rendered":"Tubuh kepengurusan YPKOT Mempawah Kalbar kisruh"},"content":{"rendered":"<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>VENEWS.ID<\/strong> \u2013 Kepengurusan Yayasan \u00a0Pelayanan Kematian Orang Tionghoa\u00a0 ( YPKOT ) Kabupaten Mempawah Kalimantan Barat (Kalbar) diterpa isu kurang sedap.<\/p>\n<p>Menurut, Pengamat Hukum dan Kebijakan Publik Kalbar Dr. Herman Hofi Munawar masa bakti kepengurusan yayasan selama 5 tahun setelah itu dapat dipilih kembali. Organ dalam yayasan terdiri dari Pembina, Pengawas dan Pengurus.<\/p>\n<p>Dalam yayasan pembina memiliki kedudukan tertinggi dapat mengangkat dan memberhentikan organ yayasan dan melakukan perubahan AD\/ART.<\/p>\n<p>\u201cNamun pembina tidak boleh turut campur dalam pengelolaan dan pengurusan yayasan,\u201d katanya Senin (10\/6\/2024).<\/p>\n<p>Hal ini dipertegas\u00a0 dalam Pasal 28 ayat (1) UU No. 6 Thn 2001 tentang Yayasan. katanya (10\/6\/2024).<\/p>\n<p>\u201cJika masa kepengurusan berakhir\u00a0 maka\u00a0 pembina melakukan rapat\u00a0 untuk melakukan perubahan kepengurusan dan perubahan AD\/ART,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Dimenjelaskan, rapat pembina dinyatakan sah jika d dihadiri paling sedikit 2\/3\u00a0 dari jumlah anggota Pembina hadir. dan 2\/3\u00a0 yang hadir menyetujui perubahan itu.\u00a0 Hal ini di atur\u00a0 dalam\u00a0Pasal 17 Ayat (2) UU Yayasan.<\/p>\n<p>Persoalannya pada Yayasan Pelayanan Kematian Orang Tionghoa\u00a0 ( YPKOT )\u00a0 Mempawah pembina\u00a0 berjumlah\u00a0 3 orang\u00a0\u00a0 dan\u00a0 2 orang diantara nya telah meninggal dunia, hanya ada 1 orang pembina.<\/p>\n<p>\u201cMengingat pembina hanya\u00a0 ada 1 orang maka tidak mungkin memenuhi ketentuan\u00a0 pasal 28 UU Yayasan,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Dengan demikian\u00a0 1 (satu)\u00a0 orang pembina tidak sah melakukan tindakan-tindakan pengehentian pengurus maupun pengangkatan pengurus\u00a0 dan melakukan perubahan AD\/ART.<\/p>\n<p>Jika masa kepengurusan yayasan\u00a0 telah berakhir\u00a0 sementara pembina hanya ada 1 (satu) orang tidak bisa melaksanakan amanah Pasal\u00a0 28 (1) UU. No.6 Th. 2001.<\/p>\n<p>Dr. Herman Hofi Munawar yang juga Ketua LBH \u201cHerman Hofi Law\u201d\u00a0 mengatakan YPKOT hanya memiliki\u00a0 1 orang pembina maka\u00a0 dapat dimaknai telah terjadi kekosongan\u00a0 pembina atau tidak lagi memiliki pembina, maka paling lambat dalam waktu 30 hari sejak tanggal kekosongan, pengurus dan pengawas wajib mengadakan rapat gabungan guna mengangkat\u00a0 pembina.<\/p>\n<p>\u201c Apabila rapat gabungan pengurus dan pengawas\u00a0 telah menetapkan anggota Pembina yang akan menggantikan anggota-anggota Pembina yang telah meninggal dunia, maka susunan anggota Pembina yang baru\u00a0 segera\u00a0 diberitahukan kepada Menkumham,\u201d bebernya.<\/p>\n<p>Setelah sejumlah pembina telah terbentuk dan telah disampaikan pada Kemenkumham maka\u00a0 pembina akan bermusyawarah menentukan pengurus dan pengawas Yayasan.<\/p>\n<p>Jika pengurus\u00a0 dan pengawas terlebih dahulu dibentuk\u00a0 dan sekanjut baru pembina, maka semua putusan itu batal demi hukum.<\/p>\n<p>\u201cPerlu di pahami bahwa yayasan itu sudah\u00a0 menjadi milik publik. Yayasan bukan lagi milik para pendiri, pengawas maupun pengurus,\u201d urainya.<\/p>\n<p>Kata\u00a0\u201cmemiliki\u201d\u00a0bukan berarti merujuk pada suatu hak milik, akan tetapi merujuk pada hubungan hukum atau kepentingan yang langsung melekat oleh publik\/masyarakat.<\/p>\n<p>Meskipun pembina memiliki kewenangan untuk memberhentikan dan mengangkat pengurus dan pengawas, bukan berarti keputusan pembina itu mutlak sebagai keputusan yang final. Keputusan tersebut, dapat dibatalkan\/dianulir atas permohonan pihak yang berkepentingan\/masyarakat atau kejaksaan, dalam hal mewakili kepentingan umum kepada pengadilan dengan alasan pemberhentian tersebut tidak sesuai dengan UU dan AD yayasan dan\u00a0 dimaknai\u00a0 perbuatan melawan hukum.<\/p>\n<p>Dari uraian di atas, menunjukkan bahwa keberadaan organ yayasan, baik pembina, pengurus dan pengawas, tidak ada yang memiliki kedudukan\/posisi yang lebih tinggi.<\/p>\n<p>\u201cMelainkan, masing-masing dari tiap organ yayasan memiliki tugas dan kewenangan masing-masing sebagaimana diatur dalam UU Yayasan dan AD Yayasan,\u201d kata Herman Hofi.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; VENEWS.ID \u2013 Kepengurusan Yayasan \u00a0Pelayanan Kematian Orang Tionghoa\u00a0 ( YPKOT ) Kabupaten Mempawah Kalimantan Barat (Kalbar) diterpa isu kurang sedap. Menurut, Pengamat Hukum dan Kebijakan Publik Kalbar Dr. Herman Hofi Munawar masa bakti kepengurusan yayasan selama 5 tahun setelah itu dapat dipilih kembali. Organ dalam yayasan terdiri dari Pembina, Pengawas dan Pengurus. Dalam yayasan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3398,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[74],"tags":[],"class_list":["post-3397","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-peristiwa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3397","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3397"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3397\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3399,"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3397\/revisions\/3399"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3398"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3397"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3397"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3397"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}