{"id":18279,"date":"2026-09-15T18:54:56","date_gmt":"2026-09-15T11:54:56","guid":{"rendered":"https:\/\/venews.id\/?p=18279"},"modified":"2026-09-15T18:54:56","modified_gmt":"2026-09-15T11:54:56","slug":"doa-untuk-5-jurnalis-yang-hilang-di-krakatau-forum-jurnalis-sumsel-ingatkan-pesan-saling-jaga","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/venews.id\/index.php\/2026\/09\/15\/doa-untuk-5-jurnalis-yang-hilang-di-krakatau-forum-jurnalis-sumsel-ingatkan-pesan-saling-jaga\/","title":{"rendered":"Doa untuk 5 Jurnalis yang Hilang di Krakatau, Forum Jurnalis Sumsel Ingatkan Pesan Saling Jaga"},"content":{"rendered":"<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>VENEWS<\/strong> \u2013 Delapan hari berlalu sejak lima wartawan dan tiga anak buah kapal (ABK) hilang kontak saat menjalankan aktivitas peliputan erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda. Hingga Selasa (15\/9\/2026), mereka belum kembali.<\/p>\n<p>Di tengah pencarian yang masih berlangsung, solidaritas datang dari sesama jurnalis di Sumatera Selatan (Sumsel).<\/p>\n<p>Forum Jurnalis Sumsel, bersama sejumlah organisasi jurnalis menggelar doa bersama di Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera) Palembang.<\/p>\n<p>Doa tersebut dipanjatkan agar delapan orang yang masih dalam pencarian dapat segera ditemukan dan kembali kepada keluarga.<\/p>\n<p>Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Palembang R.M. Resha A. Usman mengatakan, kegiatan tersebut menjadi bentuk solidaritas terhadap lima jurnalis yang hilang ketika menjalankan tugas jurnalistik.<\/p>\n<p>Menurutnya, kabar tersebut menjadi kesedihan bagi seluruh insan pers, terlebih mereka berada di lapangan untuk menjalankan pekerjaan.<\/p>\n<p>\u201cKami di sini sebagai bentuk solidaritas, turut mendoakan agar mereka bisa kembali dalam keadaan selamat. Kami harap mereka pulang,\u201d ujar Resha.<\/p>\n<p>Namun, di balik doa untuk rekan-rekan yang masih dicari, Resha juga menitipkan pesan kepada seluruh jurnalis yang bekerja di lapangan agar membangun kebiasaan saling menjaga.<\/p>\n<p>Ia meminta wartawan yang hendak menuju lokasi bencana atau wilayah dengan potensi bahaya untuk selalu memberitahukan keberadaannya kepada rekan sesama jurnalis.<\/p>\n<p>\u201cPesan kami, saling jaga. Kalau kita berangkat ke tempat bencana, berangkat ke mana yang berpotensi berbahaya, kita harus memberitahu rekan-rekan kita,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Menurut Resha, kebiasaan sederhana tersebut dapat menjadi sangat penting ketika terjadi kondisi darurat.<\/p>\n<p>Informasi mengenai lokasi keberadaan seorang jurnalis dapat membantu rekan maupun pihak lain meminta pertolongan apabila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.<\/p>\n<p>Jurnalis senior Sumsel Oktaf Riyadi berujar, doa bersama menjadi bentuk ikhtiar dan harapan agar delapan orang tersebut segera kembali.<\/p>\n<p>\u201cKita mengadakan doa bersama hari ini. Teman-teman dari Forum Jurnalis Sumatera Selatan, dari PWI, AJI, PFI, AMSI dan lain-lain sama-sama berharap teman kita kembali,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Oktaf berkata, para jurnalis menyadari setiap pekerjaan memiliki risiko. Namun, risiko tersebut harus tetap diperhitungkan, terutama ketika wartawan ditugaskan ke wilayah yang memiliki potensi bahaya.<\/p>\n<p>\u201cBerita, pengen dapat yang terbaik, dapat pujian dari kantor dan lain-lain. Atasan pun, pimpinan kita pun, cari berita yang sebaik-baiknya, tapi nomor satu tetap keselamatan,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Dia berucap, keselamatan tidak hanya menjadi tanggung jawab wartawan yang berada di lapangan. Pimpinan media juga memiliki peran penting dalam memastikan penugasan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi dan risiko di lokasi.<\/p>\n<p>\u201cPimpinan juga harus melihat, ini bahaya nggak kalau kita kirim wartawan kita. Itu harus dipertimbangkan,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Ia menilai prinsip tersebut berlaku bagi seluruh jurnalis, baik wartawan tulis, wartawan foto maupun mereka yang menjalankan tugas investigasi.<\/p>\n<p>Keinginan menghasilkan berita terbaik tidak boleh membuat aspek keselamatan dikesampingkan.<\/p>\n<p>\u201cWalaupun berita kita pengen yang terbaik, tapi keselamatan tetap dijaga. Karena itu memang harus dipertimbangkan, apakah ini berbahaya atau tidak,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Hingga hari kedelapan pencarian, delapan orang yang masih belum ditemukan yakni :<\/p>\n<p>1. Warta (55), kapten kapal;<\/p>\n<p>2. Surakman (60), ABK;<\/p>\n<p>3. Heriyanto (49), guide;<\/p>\n<p>4. M. Bagus Khoirunnas (28) dari Antara,<\/p>\n<p>5. Ari Basuki (52) dari Merdeka,<\/p>\n<p>6. Yudhis (43) dari iNews,<\/p>\n<p>7. Daus (42) dari Anadolu, dan<\/p>\n<p>8. Donal (51), jurnalis freelance.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; VENEWS \u2013 Delapan hari berlalu sejak lima wartawan dan tiga anak buah kapal (ABK) hilang kontak saat menjalankan aktivitas peliputan erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda. Hingga Selasa (15\/9\/2026), mereka belum kembali. Di tengah pencarian yang masih berlangsung, solidaritas datang dari sesama jurnalis di Sumatera Selatan (Sumsel). Forum Jurnalis Sumsel, bersama sejumlah organisasi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":18280,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[74],"tags":[5370,5371],"class_list":["post-18279","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-peristiwa","tag-doa-untuk-5-jurnalis-yang-hilang-di-krakatau","tag-forum-jurnalis-sumsel-ingatkan-pesan-saling-jaga"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18279","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=18279"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18279\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":18281,"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18279\/revisions\/18281"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/18280"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=18279"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=18279"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=18279"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}