{"id":18186,"date":"2026-09-01T13:03:10","date_gmt":"2026-09-01T06:03:10","guid":{"rendered":"https:\/\/venews.id\/?p=18186"},"modified":"2026-09-01T13:03:10","modified_gmt":"2026-09-01T06:03:10","slug":"pengolahan-sampah-menjadi-energi-listrik-resmi-dimulai-wali-kota-palembang-ratu-dewa-ini-proyek-strategis-nasional","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/venews.id\/index.php\/2026\/09\/01\/pengolahan-sampah-menjadi-energi-listrik-resmi-dimulai-wali-kota-palembang-ratu-dewa-ini-proyek-strategis-nasional\/","title":{"rendered":"Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik Resmi Dimulai, Wali Kota Palembang Ratu Dewa: Ini Proyek Strategis Nasional"},"content":{"rendered":"<p><strong>VENEWS<\/strong> \u2013 Langkah baru dalam pengelolaan sampah di Kota Palembang resmi dimulai. Pemerintah Kota Palembang mengawali pengiriman sampah perdana dari sejumlah wilayah menuju fasilitas Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL), menandai dimulainya penerapan sistem pengelolaan sampah berbasis teknologi sekaligus membuka jalan menuju pemanfaatan sampah sebagai sumber energi.<\/p>\n<p>Momentum tersebut ditinjau langsung Wali Kota Palembang Drs. H. Ratu Dewa, M.Si. Menurutnya, dimulainya pengiriman sampah ke fasilitas PSEL menjadi tonggak penting bagi Kota Palembang dalam menangani persoalan sampah secara lebih modern dan berkelanjutan.<\/p>\n<p>&#8220;Hari ini adalah hari perdana masuknya sampah dari beberapa tempat ke PSEL yang menghasilkan energi listrik. Dari Dinas Lingkungan Hidup diperkirakan sampah yang masuk mencapai 960 ton per hari,&#8221; ujar Ratu Dewa saat meninjau lokasi PSEL.<\/p>\n<p>Ratu Dewa mengatakan, PSEL Palembang bukan sekadar fasilitas pengolahan sampah. Kehadirannya merupakan bagian dari upaya strategis pemerintah dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang mampu memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.<\/p>\n<p>Ia menegaskan, PSEL Palembang merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang ditunjuk sebagai salah satu percontohan di tingkat nasional.<\/p>\n<p>&#8220;Ini merupakan proyek strategis nasional dan Palembang menjadi salah satu percontohan. Jadi kita berharap pelaksanaannya berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Dalam prosesnya, sampah yang telah dikirim ke fasilitas PSEL akan menjalani tahapan pengolahan sebelum memasuki proses pembakaran awal. Material sampah terlebih dahulu difermentasi selama sekitar lima hingga tujuh hari untuk mempersiapkan proses selanjutnya hingga menghasilkan energi listrik.<\/p>\n<p>Tahapan tersebut menjadi bagian dari sistem pengolahan yang dirancang untuk mengubah persoalan sampah menjadi sumber energi yang memiliki nilai manfaat.<\/p>\n<p>Perjalanan PSEL Palembang juga akan memasuki momentum penting pada September mendatang. Rencananya, pada 10 September 2026, akan dilakukan agenda yang dihadiri sejumlah pejabat pemerintah pusat, termasuk Menteri Koordinator Bidang Pangan serta Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan.<\/p>\n<p>Sementara itu, peresmian fasilitas PSEL ditargetkan berlangsung pada Desember 2026 dan direncanakan diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia.<\/p>\n<p>Bagi Pemkot Palembang, agenda tersebut menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa pengelolaan sampah perkotaan dapat dikembangkan menjadi sistem yang lebih modern, terintegrasi, sekaligus menghasilkan manfaat ekonomi dan energi.<\/p>\n<p>Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Palembang Akhmad Mustain menjelaskan, pengiriman sampah menuju PSEL dilakukan dengan cakupan wilayah yang luas. Pengangkutan melayani timbulan sampah yang berasal dari lebih dari 400 Tempat Penampungan Sementara (TPS) yang tersebar di Kota Palembang.<\/p>\n<p>Dari total timbulan sampah Kota Palembang yang mencapai sekitar 1.260 ton per hari, sebanyak 960 hingga 1.000 ton per hari dialokasikan menuju bunker PSEL.<br \/>\n&#8220;Pengangkutan mencakup seluruh wilayah. Kita terus mengatur ritase armada agar distribusi sampah menuju PSEL dapat berjalan optimal,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>Untuk mendukung proses tersebut, Pemkot Palembang saat ini menyiagakan 141 armada pengangkut dari total 160 armada yang tersedia.<\/p>\n<p>Pemerintah kota juga menyiapkan penambahan armada baru melalui Anggaran Perubahan. Penambahan tersebut diharapkan dapat memperkuat sistem pengangkutan sekaligus mengurangi beban penggunaan armada yang saat ini beroperasi.<\/p>\n<p>Beroperasinya PSEL sekaligus mengubah cara pandang terhadap sampah. Jika selama ini sampah identik dengan persoalan lingkungan dan kebutuhan lahan pembuangan, melalui teknologi pengolahan, sebagian besar timbulan sampah dapat diarahkan menjadi bahan baku energi.<\/p>\n<p>Namun, Pemkot Palembang menegaskan bahwa keberadaan PSEL bukan berarti persoalan sampah selesai hanya dengan mengandalkan fasilitas pengolahan.<\/p>\n<p>Peran masyarakat tetap menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan.<br \/>\nMasyarakat diimbau untuk mulai mengurangi produksi sampah dari sumbernya serta melakukan pemilahan sampah sejak dari rumah tangga.<\/p>\n<p>Sampah yang masih memiliki nilai guna dapat dimanfaatkan kembali, sementara sampah yang memang harus diolah dapat diarahkan ke sistem pengelolaan yang tersedia.<\/p>\n<p>Konsep tersebut sejalan dengan pengembangan ekonomi sirkular, di mana sampah tidak semata-mata dipandang sebagai limbah, tetapi dapat memiliki nilai dan dimanfaatkan kembali.<\/p>\n<p>Dengan dimulainya pengiriman sampah perdana ke PSEL, Palembang kini memasuki babak baru dalam pengelolaan lingkungan perkotaan.<\/p>\n<p>Bagi Pemkot Palembang, PSEL menjadi salah satu bagian dari ikhtiar membangun kota yang tidak hanya bersih, tetapi juga mampu mengelola sampah menjadi sumber daya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>VENEWS \u2013 Langkah baru dalam pengelolaan sampah di Kota Palembang resmi dimulai. Pemerintah Kota Palembang mengawali pengiriman sampah perdana dari sejumlah wilayah menuju fasilitas Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL), menandai dimulainya penerapan sistem pengelolaan sampah berbasis teknologi sekaligus membuka jalan menuju pemanfaatan sampah sebagai sumber energi. Momentum tersebut ditinjau langsung Wali Kota Palembang Drs. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":18187,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[15],"tags":[5320,5321],"class_list":["post-18186","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-palembang","tag-pengolahan-sampah-menjadi-energi-listrik-resmi-dimulai","tag-wali-kota-palembang-ratu-dewa-ini-proyek-strategis-nasional"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18186","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=18186"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18186\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":18188,"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18186\/revisions\/18188"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/18187"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=18186"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=18186"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=18186"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}