{"id":1294,"date":"2024-01-12T15:25:50","date_gmt":"2024-01-12T08:25:50","guid":{"rendered":"https:\/\/venews.id\/?p=1294"},"modified":"2024-01-12T14:27:15","modified_gmt":"2024-01-12T07:27:15","slug":"tak-logis-bawaslu-cek-dana-kampanye-psi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/venews.id\/index.php\/2024\/01\/12\/tak-logis-bawaslu-cek-dana-kampanye-psi\/","title":{"rendered":"Tak Logis, Bawaslu Cek Dana Kampanye PSI"},"content":{"rendered":"<p><strong>VENEWS.ID &#8211;<\/strong>Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI, Rahmat Bagja, mengatakan pengeluaran laporan awal dana kampanye (LADK) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang hanya Rp180.000 harus dilakukan pengecekan.<\/p>\n<p>&#8220;Ya itu harus dicek kenapa yang bersangkutan demikian,&#8221; kata Bagja melalui keterangan tertulisnya, Rabu (10\/1\/2024)<\/p>\n<p>Menurut Bagja, terkadang partai politik menyerahkan laporan seadanya dan baru melakukan perbaikan belakangan. Hal itu, katanya, menjadi persoalan proforma di kalangan partai politik.<\/p>\n<p>&#8220;Kadang-kadang orang untuk mematuhi proforma itu dimasukkan dulu, perbaikan-nya belakangan. Itu juga jadi persoalan,&#8221; ujar Bagja.<\/p>\n<p>Bagja mengatakan, LADK partai politik, baik penerimaan maupun pengeluaran, harus terus diperbarui. Terlebih, nantinya akan ada Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK).<\/p>\n<p>&#8220;Harus di-<em>update<\/em>\u00a0terus, kan ada LPPDK nanti. Di situ akan dilihat\u00a0<em>update<\/em>-nya,&#8221; ucap Bagja.<\/p>\n<p>Rahmat mengatakan, tidak logis jika nantinya pengeluaran dana kampanye partai politik masih di angka Rp180 ribu, sementara kampanye dilakukan di banyak tempat.<\/p>\n<p>&#8220;Kan\u00a0<em>enggak<\/em>\u00a0rasional kalau masih tetap Rp180 (ribu). Loh itu ke mana? Mereka kampanye di mana-mana, kok\u00a0<em>enggak<\/em>\u00a0ada laporannya? Itu kan tidak logis dan tidak rasional,&#8221; imbuh Bagja.<\/p>\n<p>Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menyampaikan rincian total penerimaan dan pengeluaran dalam LADK semua partai politik nasional peserta Pemilu 2024, Selasa (9\/1\/2024).<\/p>\n<p>Berdasarkan LADK tersebut, PDI Perjuangan tercatat sebagai partai politik dengan total penerimaan dan pengeluaran paling tinggi, yakni masing-masing Rp183.861.799.000 (Rp183 miliar) dan Rp115.046.105.000 (Rp115 miliar).<\/p>\n<p>Sementara itu, PSI tercatat sebagai partai politik dengan pengeluaran terkecil, yakni Rp180.000; sedangkan total penerimaannya adalah Rp2.002.000.000 (Rp2 miliar).(infopublik.id)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>VENEWS.ID &#8211;Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI, Rahmat Bagja, mengatakan pengeluaran laporan awal dana kampanye (LADK) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang hanya Rp180.000 harus dilakukan pengecekan. &#8220;Ya itu harus dicek kenapa yang bersangkutan demikian,&#8221; kata Bagja melalui keterangan tertulisnya, Rabu (10\/1\/2024) Menurut Bagja, terkadang partai politik menyerahkan laporan seadanya dan baru melakukan perbaikan belakangan. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1295,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[82],"tags":[669,670],"class_list":["post-1294","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-politik","tag-ketua-badan-pengawas-pemilihan-umum-bawaslu-ri","tag-rahmat-bagja"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1294","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1294"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1294\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1296,"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1294\/revisions\/1296"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1295"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1294"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1294"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1294"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}