{"id":11823,"date":"2025-11-05T17:18:05","date_gmt":"2025-11-05T10:18:05","guid":{"rendered":"https:\/\/venews.id\/?p=11823"},"modified":"2026-03-05T11:23:58","modified_gmt":"2026-03-05T04:23:58","slug":"momentum-hpn-2026-kh-maruf-amin-dorong-jurnalis-angkat-kembali-sejarah-geger-cilegon-jejak-perlawanan-dari-tanah-ulama","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/venews.id\/index.php\/2025\/11\/05\/momentum-hpn-2026-kh-maruf-amin-dorong-jurnalis-angkat-kembali-sejarah-geger-cilegon-jejak-perlawanan-dari-tanah-ulama\/","title":{"rendered":"Momentum HPN 2026, KH. Ma\u2019ruf Amin Dorong Jurnalis Angkat Kembali Sejarah \u201cGeger Cilegon\u201d \u2014 Jejak Perlawanan dari Tanah Ulama"},"content":{"rendered":"<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>VENEWS<\/strong> \u2014 Dalam suasana penuh kehangatan dan makna, Wakil Presiden Republik Indonesia ke-13, KH. Ma\u2019ruf Amin, menyampaikan pesan mendalam kepada insan pers, khususnya para jurnalis muda Indonesia. Pesan tersebut ia sampaikan saat menerima kunjungan Pengurus Pusat Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) di kediamannya, Selasa (4\/11\/2025). Dalam kesempatan itu, KH. Ma\u2019ruf Amin mendorong dunia jurnalistik untuk kembali menelusuri serta menulis tentang \u201cGeger Cilegon\u201d, peristiwa penting yang menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah perjuangan bangsa.<\/p>\n<p>Menurut KH. Ma\u2019ruf Amin, Geger Cilegon tahun 1888 bukan sekadar pemberontakan rakyat terhadap penjajahan Belanda, tetapi merupakan manifestasi kesadaran spiritual dan nasionalisme dini yang tumbuh di tengah masyarakat Banten.<\/p>\n<p>\u201cDari Cilegon lahir api perjuangan. Ulama dan rakyat bersatu menegakkan martabat bangsa. Para jurnalis perlu menulis dan mengangkatnya kembali agar generasi muda tahu bahwa kemerdekaan kita tumbuh dari perlawanan moral dan keyakinan,\u201d<br \/>\nujar KH. Ma\u2019ruf Amin dalam perbincangan tersebut.<\/p>\n<p>Pandangan KH. Ma\u2019ruf Amin sejalan dengan kajian Prof. Dr. Sartono Kartodirdjo, sejarawan terkemuka dari Universitas Gadjah Mada, dalam karya monumentalnya \u201cPemberontakan Petani Banten 1888.\u201d Sartono menjelaskan bahwa Geger Cilegon bukan hanya perlawanan ekonomi, tetapi juga gerakan sosial yang digerakkan oleh iman, keadilan, dan kepemimpinan ulama lokal \u2014 embrio nasionalisme yang lahir dari spiritualitas rakyat.<\/p>\n<p>\u201cDalam peristiwa Cilegon, Islam menjadi sumber energi moral bagi rakyat untuk melawan penindasan kolonial,\u201d<br \/>\ntulis Sartono dalam penelitiannya yang kini menjadi rujukan sejarah dunia.<\/p>\n<p>KH. Ma\u2019ruf Amin menegaskan bahwa penulisan ulang kisah-kisah perjuangan lokal merupakan bagian dari jihad intelektual media. Ia mendorong SMSI dan seluruh jurnalis di bawah naungannya untuk menggali sumber sejarah, berdialog dengan para sejarawan, serta mengangkat kembali kisah-kisah perjuangan yang mulai terlupakan.<\/p>\n<p>\u201cMedia jangan hanya menulis tentang masa kini. Pers juga memiliki tugas besar menjaga ingatan bangsa. Geger Cilegon adalah warisan moral yang menegaskan bahwa semangat kemerdekaan lahir dari keyakinan rakyat terhadap keadilan,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p>Ketua Umum SMSI, Firdaus, menyambut baik pesan KH. Ma\u2019ruf Amin tersebut. Ia menilai jurnalisme sejarah merupakan bagian penting dari pembangunan karakter bangsa.<\/p>\n<p>\u201cSMSI akan menggerakkan anggotanya di seluruh daerah untuk menggali narasi-narasi lokal yang membentuk identitas nasional. Pesan KH. Ma\u2019ruf Amin ini sangat relevan dengan semangat HPN 2026 di Banten,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Peristiwa Geger Cilegon memang layak kembali disorot. Di balik perlawanan itu tersimpan nilai-nilai keberanian, keikhlasan, dan keimanan yang menjadi fondasi perjuangan menuju kemerdekaan Indonesia. Banten, tanah para ulama dan pejuang, kembali diingat bukan hanya sebagai tempat bersejarah, tetapi juga sebagai sumber inspirasi moral bagi bangsa yang terus berjuang di era digital ini.(ril)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; VENEWS \u2014 Dalam suasana penuh kehangatan dan makna, Wakil Presiden Republik Indonesia ke-13, KH. Ma\u2019ruf Amin, menyampaikan pesan mendalam kepada insan pers, khususnya para jurnalis muda Indonesia. Pesan tersebut ia sampaikan saat menerima kunjungan Pengurus Pusat Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) di kediamannya, Selasa (4\/11\/2025). Dalam kesempatan itu, KH. Ma\u2019ruf Amin mendorong dunia jurnalistik [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":11824,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[31],"tags":[],"class_list":["post-11823","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11823","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11823"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11823\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15053,"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11823\/revisions\/15053"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11824"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11823"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11823"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11823"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}