{"id":11755,"date":"2025-11-03T20:38:44","date_gmt":"2025-11-03T13:38:44","guid":{"rendered":"https:\/\/venews.id\/?p=11755"},"modified":"2026-03-05T11:23:58","modified_gmt":"2026-03-05T04:23:58","slug":"inflasi-palembang-336-pemkot-perkuat-strategi-4k-untuk-kendalikan-harga","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/venews.id\/index.php\/2025\/11\/03\/inflasi-palembang-336-pemkot-perkuat-strategi-4k-untuk-kendalikan-harga\/","title":{"rendered":"Inflasi Palembang 3,36%, Pemkot Perkuat Strategi 4K untuk Kendalikan Harga"},"content":{"rendered":"<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>VENEWS<\/strong> \u2014 Inflasi Kota Palembang pada Oktober 2025 tercatat mencapai 3,36% secara tahunan (yoy), berada sedikit di atas target inflasi nasional 2,5% \u00b1 1%.<\/p>\n<p>Lonjakan harga terutama dipengaruhi oleh kenaikan harga emas perhiasan serta penyesuaian harga BBM non-subsidi seperti Solar, Dexlite, dan Pertamina Dex yang naik masing-masing Rp100 dan Rp150 per liter.<\/p>\n<p>Asisten II Setda Kota Palembang, Isnaini Madani, pangan masih jadi penyumbang inflasi tertinggi. Berdasarkan kelompok pengeluaran, inflasi tertinggi berasal dari sektor makanan, minuman, dan tembakau dengan andil 1,56%. Komoditas yang menyumbang kenaikan terbesar adalah Daging ayam ras, Telur ayam ras, Ikan gabus dan Wortel<\/p>\n<p>Asisten II Setda Kota Palembang, Isnaini Madani mengatakan inflasi masih dalam kondisi terkendali dan terus berupaya menjaga stabilitas harga sesuai target nasional.<\/p>\n<p>Untuk menahan laju inflasi, Pemerintah Kota Palembang menerapkan Strategi 4K, yaitu ketersediaan pasokan dengan meningkatkan kerja sama antar daerah, pembagian bibit tanaman, dan pupuk bersubsidi.<\/p>\n<p>&#8220;Kemudian kestabilan Harga. Pemkot akan lakukan operasi pasar murah di kecamatan dan kelurahan, penguatan pasar tradisional, serta penyaluran cadangan pangan bersama Bulog,&#8221; paparnya.<\/p>\n<p>Lalu, lanjut dia, kelancaran distribusi. Yakni dengan perbaikan jalan, revitalisasi pasar, dan pengaturan lalu lintas untuk kelancaran logistik.<\/p>\n<p>&#8220;Setelah itu komunikasi efektif. Penyampaian informasi melalui media, koordinasi dengan daerah produsen dan distributor, serta kampanye belanja di pasar tradisional,&#8221; bebernya.<\/p>\n<p>Isnaini menambahkan, Pemkot juga menyampaikan apresiasi kepada BPS Kota Palembang atas penyediaan data yang akurat dan tepat waktu, serta kepada Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID)** dan seluruh pihak terkait yang terus bersinergi menjaga stabilitas harga di Kota Palembang.<\/p>\n<p>Edi Subeno SE MSi Kepala BPS Kota Palembang mengatakan, inflasi bulanan (m-to-m) tercatat sebesar 0,16%, sementara inflasi tahunan (y-on-y) berada di angka 3,36%, dan inflasi tahun berjalan (y-to-d) sebesar 2,53%.<\/p>\n<p>&#8220;Kenaikan inflasi bulan ini terutama dipicu oleh komoditas emas perhiasan, BBM non-subsidi, serta daging ayam ras dan telur ayam ras,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Harga emas perhiasan kembali menunjukkan lonjakan signifikan seiring ketidakpastian ekonomi global. Kondisi ini membuat investor beralih ke instrumen safe haven seperti emas.<\/p>\n<p>&#8220;Emas perhiasan naik 7,91% dan berkontribusi 0,26% terhadap inflasi.<\/p>\n<p>Penyesuaian harga BBM non-subsidi yang mulai berlaku 1 Oktober turut mendorong inflasi sektor transportasi. Dexlite naik Rp100 per liter<br \/>\nPertamina Dex naik Rp150 per liter<\/p>\n<p>&#8220;Kenaikan ini berkontribusi pada peningkatan biaya mobilitas dan transportasi logistik,&#8221; ujarnya. (*)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; VENEWS \u2014 Inflasi Kota Palembang pada Oktober 2025 tercatat mencapai 3,36% secara tahunan (yoy), berada sedikit di atas target inflasi nasional 2,5% \u00b1 1%. Lonjakan harga terutama dipengaruhi oleh kenaikan harga emas perhiasan serta penyesuaian harga BBM non-subsidi seperti Solar, Dexlite, dan Pertamina Dex yang naik masing-masing Rp100 dan Rp150 per liter. Asisten II [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":11756,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[15],"tags":[],"class_list":["post-11755","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-palembang"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11755","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11755"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11755\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15030,"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11755\/revisions\/15030"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11756"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11755"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11755"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/venews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11755"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}